Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Yunus Wonda : Kita Semua Keluarga Bagian Dari Negara Ini, Punya Hak Yang Sama

 

Jayapura, – Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, kita semua adalah keluarga bagian dari negara ini, dan setiap anak bangsa punya hak yang sama diatas tanah Papua.

Hal itu diungkapkan, Yunus Wonda saat mengunjungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi Wamena di Base Ops Lanud Silas Papare, Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (28/9/19).

Apalagi kata Yunus Wonda, tugas kita sebagai wakil rakyat, bagaimana mengayomi semua di atas tanah ini dan trauma warga ini tidak akan langsung hilang. Sehingga bagi warga yang ingin pulang ke kampungnya, ini mesti dipikirkan pemerintah daerah dan para maskapai penerbangan mungkin harus melihat ini.

“Karena pasti yang trauma yang melihat langsung kejadian di depan mata pasti tidak akan mau kembali ke Wamena. Mungkin memilh di Jayapura saja atau kembali ke kampung halamannya,” kata Wonda.

Namun Politikus Partai Demokrat itu berharap, masyarakat tidak harus pulang ke kampung halamannya. Masih bisa di Jayapura atau wilayah lain di Papua. Atau mungkin tunggu situasi membaik kemudian kembali lagi ke Wamena.

“Tidak harus pulang, karena kita sama-sama sebagai anak bangsa, warga negara punya hak yang sama di tanah ini. Namun mungkin mereka yang masih trauma pasti butuh waktu. Tidak semudah itu menghilangkan trauma,” ujar Yunus Wonda.

Sehingga, legislator Papua ini kembali menegaskan, bahwa kita semua warga negara punya hak yang sama di atas tanah ini.

Untuk itu, Ia berharap kepada semua warga Papua, baik masyarakat asli Papua maupun non Papua mari ciptakan kondisi aman dan nyaman.

“Jangan lagi terjadi peristiwa-peristiwa seperti ini. Hari ini dampaknya terlalu besar. Mari kita hidup seperti dulu. Menghormati satu sama lain, karena kita semua adalah keluarga dan bagian dari negara ini yang punya hak sama di atas tanah ini,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Yunus Wonda, DPR Papua juga telah melakukan pendekatan kepada kelompok-kelompok tertentu.

“DPRP dan pemerintah tidak akan pernah berhenti. Akan terus melakukan pendekatan dengan cara dan gayanya masing-masing untuk mengembalikan situasi Papua seperti semula,” pungkasnya. ( TIARA)