Pasific Pos.com
Papua Selatan

Yulius Bahari, Pemuda Papua Yang Viral

Kapolres Merauke, AKBP Ir.Untung Sangaji, M.Hum bersama Yulius Bahari (foto:iis)
‘Akhirnya Bertemu Kapolres Untung Sangaji’

 

MERAUKE, ARAFURA,- Yulius Bahari, sosok pemuda asli Papua yang viral karena kepiawaiannya berbahasa Jawa dan semangat kerjanya yang tinggi dengan menjual buah keliling akhirnya berkesempatan bertemu sosok yang juga pernah viral di Indonesia karena keberaniannya melumpuhkan teroris Sarinah pada tahun 2016 lalu yakni Kapolres Merauke, AKBP Ir.Untung Sangaji, M.Hum. Yulius tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya karena bisa bertemu dengan pimpinan di Polres Merauke itu. Suasana yang penuh dengan keakraban terlihat jelas ketika Yulius untuk pertama kalinya bertatap muka dengan AKBP Untung Sangaji, terlebih sosok Kapolres tersebut menerima Yulius dengan sangat ramah.

Bahkan sesekali Kapolres juga berbicara dengan menggunakan Bahasa Jawa dan dijawab oleh Yulius dengan tersenyum. Saat ditanyakan oleh Kapolres mengenai rencananya ke depan, Yulius mengungkapkan bahwa ia ingin menjadi pemuda yang mandiri meskipun saat ini dirinya hanya bisa mencari nafkah dengan berjualan buah-buahan keliling. Baginya, sepanjang mau berusaha pasti ada jalan, inilah yang menjadi pedoman hidupnya. Ia mulai hijrah ke Kota Merauke sejak 9 bulan yang lalu dari kampungnya di Distrik Jagebob. Awalnya ia bekerja sebagai buruh kasar di kampungnya lalu memutuskan ke kota dan beralih menjadi penjual buah keliling.

Dalam pertemuan singkat di ruang kerja Kapolres kemarin, Yulius banyak mendapatkan arahan dan nasehat dari Kapolres Untung Sangaji yang salut dengan kegigihannya. Ketika Kapolres menanyakan tentang pendapatnya mengenai anak-anak muda yang masih suka mabuk-mabukkan, dengan tegas ia menjawab bahwa hal itu sangat tidak baik dan harus ditinggalkan. “Sebab kita tidak akan pernah berubah menjadi baik jika sikap kita masih sepert itu, pak. Oleh sebab itu saya harap agar anak-anak muda yang masih suka mabuk dapat meninggalkan kebiasaan itu. Saya juga pernah berlaku demikian namun saya bisa meninggalkan dengan cara saya sendiri,”ujar Yulius. Ia menilai, dengan mabuk- mabukkan justru akan merusak diri sendiri sehingga akan sangat merugikan. Penasaran dengan sepeda yang digunakan oleh Yulius, Kapolres Untung Sangaji bahkan ingin melihat langsung sepeda dan fasilitas yang dimiliki pemuda tersebut selama berjualan buah.

Artikel Terkait

Giliran Remaja Putri Asmat Dilatih Buat Kancing Baju

Arafura News

Dukung Penghasilan Warga, ‘Mama-Mama Asmat Dibuatkan Rekening Tabungan’

Arafura News

Sosok Seorang Paulus Waterpauw Di Mata Kapolres Merauke

Arafura News

Kapolres : Kalau Mabuk Pasti Saya Tangkap

Arafura News

Meski Pandemi Home Visit Tetap Digiatkan

Arafura News

27 Polisi Ikut Tes Bela Diri

Arafura News

Polres Merauke Gencar Cegah Penyebaran Covid

Arafura News

Home Industri Kapolres Merauke Makin Dikenal

Arafura News

Prihatin Dengan Masalah Pemalangan

Arafura News