Pasific Pos.com
Papua Selatan

Yosephita: Pembangunan Gender Sebuah Tugas Besar

MERAUKE,ARAFURA,-Kabid PP dan PUG Dinas Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Merauke, Yosephita Aron, SE mengemukakan bahwa Dinas Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam mengemban tugas pembangunan gender adalah sebuah tugas besar. Namun sebenarnya tidak hanya menjadi tugas dari Dinas Pemberdayaan Perempuan tetapi turut melibatkan peran serta semua OPD, LSM, pihak swasta bahkan agama dan adat.

Diakui bahwa paradigma yang ada masih menganggap jika berbicara gender maka erat kaitannya dengan perempuan. Padahal sebenarnya tidak demikian karena di dalamnya mencakup beberapa indikator seperti perbedaan kelamin, baik perempuan maupun laki-laki lalu mencakup pula kelompok usia yang meliputi anak-anak, kaum disabilitas dan lansia. Hak-hak mereka harus diperhatikan dengan baik sehingga Pokja Pengarustamaan Gender dituntut untuk tetap aktif. Meskipun sudah terbentuk sejak 2014 lalu namun mengalami kevacuman hingga saat ini. Oleh sebab itu pihaknya berinisiatif membuat program agar tahun ini Pokja tersebut dapat kembali diaktifkan. “Jadi kami berinisiatif membuat program sejak tahun lalu agar pada tahun ini, mau tidak mau harus diadvokasi ulang dan dibentuk forum-forum antara lain Pokja PUG. Sudah ada aturan terkait siapa-siapa saja yang bisa terlibat di dalamnya namun dimulai dari pemerintah terlebih dahulu dalam hal ini SKPD,”jelasnya kepada wartawan di sela-sela kegiatan forum koordinasi kelembagaan perempuan dan anak serta pembentukan Forum Anak Daerah (FADI) yang dilaksanakan di Kanol Sai belum lama ini. Yosephita menjelaskan, terkait dengan perubahan minset memang bukan hal mudah sehingga pihak pemerintah yang harus mengawali. Untuk itu pihaknya bekerjasama dengan fasilitator dari pihak kementerian untuk membantu mengadvokasi.