Pasific Pos.com
Papua Barat

Yayasan Paradisea Serahkan Naskah Akademik Raperda PPMHA

Bintuni, TP – Yayasan Paradisea bekerjasama dengan lembaga DPRD Teluk Bintuni telah membuat Raperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat (PPMHA).

Penyusunan naskah akademik dan draf Raperda PPMHA telah diserahkan ke DPRD Teluk Bintuni pada tanggal 14 Februari 2018 oleh Direktur Pelaksana Yayasan Paradisea Manokwari Francine bersama staf Fourly Latur, Alousius dan Abdullah Hindom dan diterima Sekretaris DPRD Teluk Bintuni Decky Asmuruf, SE, MM didampingi Kepala Bagian Perundang-Undangan Aukila M. Masipa.

Yayasan Paradisea berkantor di Manokwari, ibukota provinsi Papua Barat melakukan berbagai kajian tentang masyarakat hukum adat di Papua Barat, sehingga melalui hak inisiatif DPRD Teluk Bintuni dapat melakukan kerjasama untuk membuat sebuah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang PPMHA di kabupaten Teluk Bintuni yang didiami 7 etnis lokal di provinsi Papua Barat ini.

Sekretaris DPRD Teluk Bintuni Decky Asmuruf kepada Tabura Pos, Rabu (21/2) mengatakan bahwa dokumen naskah akademik dan draf Raperda PPMHA selanjutnya diserahkan pada pimpinan dan anggota DPRD Teluk Bintuni untuk dilihat serta dikonsultasikan ke provinsi serta dilakukan uji publik.

“Materi Raperda PPMHA beserta naskah akademik akan dilihat bila ada masukan lagi dalam pembahasan oleh pimpinan dan anggota Dewan khususnya tim Bapemperda serta dikonsultasikan ke provinsi Papua Barat,” sebut Asmuruf.

Sementara itu, Abdullah Hindom mengatakan bahwa dalam bekerja Yayasan Paradisea dibantu tim lokal yang dengan semangat turun ke kampung-kampung dan distrik-distrik untuk menggali informasi terkait. “Kami tak pernah menyerah untuk menggali informasi dari distrik ke distrik guna mengetahui asal usul suku, marga melalui tua-tua adat, ketua-ketua LMA Suku dan tentunya terkait hak-hak Masyarakat Hukum Adat 7 Suku Teluk Bintuni. One Team yang tak pernah mengenal lelah, bersama abang Derak Ranting (Abdul Solikhin), Kasuari Rawa (Sulfianto Alias) dan Hindom Sisar Matiti (Abdullah Hindom),” sebut Hindom.

Yayasan Paradisea nantinya akan memfasilitasi atau mendampingi para anggota DPRD Teluk Bintuni dan pihak terkait selama proses penyusunan naskah Akademik dan Raperda PPMHA.[ABI-R3]