Pasific Pos.com
Info Papua

Wilayah Adat Mee Pago dan La Pago Diminta Perketat Jalur Keluar Masuk Penduduk

Kasus Positif Covid-19 di Papua
Juru Bicara Covid-19 Perovinsi Papua, dr. Silwanus Sumule

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Satgas Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Covid-19 meminta kepala daerah di wilayah adat Mee Pago dan La Pago untuk memperketat arus keluar masuk orang dengan melakukan deteksi dini (skrining) bagi siapa saja yang masuk ke wilayah adat tersebut.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, dalam keterangan persnya, Selasa malam.

“Kami minta pemerintah daerah di wilayah adat Mee Pago dan Lapo untuk memperketat keluar masuk penduduk, dan pastikan social distancing dan physical distancing berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dengan menerapak social distancing dengan baik, maka diharapkan dapat mengendalikan virus tersebut.

Selain itu, Sumule meminta kepada pemda kabupaten/kota yang membutuhkan alat kesehatan, dapat menghubungi Satgas Covid-19 Papua di Dinas Kesehatan Papua.

“Kami siap membatu Pemda Kabupaten/Kota terkait dengan alat kesehatan, semoga kita bisa mengendalikan virus ini,” katanya.

Selain itu, Sumule juga meminta Dinas Kesehatan di wiilayah Saereri dan Meepago untuk mengaktifkan semua tenaga surveilans guna menemukan kasus lebih awal. Cari segera ODP dan PDP, lakukan trace dan pemeriksaan sedini mungkin, lalu secepatnya rujuk ke rumah sakit, bila sakit.

Satgas Covid Papua, lanjut Sumule, juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Nabire, Biak dan Supiori untuk proaktif menghubungi petugas kesehatan, jika memiliki riwayat kontak dengan petugas kesehatan

“kami minta Pemerintah Daerah di Saereri dan Meepago, perketat pergerakan penduduk, pastikan himbauan social distancing dan physical distancing harus benar-benar dilaksanakan masyarakat agar bisa memutus mata rantai penyeberan virus ini,” ucap Sumule.

Artikel Terkait

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams

Kantor Pemerintahan di Papua Harus Bebas Dari Covid-19

Bams