Warning Keras Wabup Fauzun Bagi Pelaku Penimbunan BBM
MERAUKE-Masalah BBM di Kabupaten Merauke terus menjadi perhatian pemerintah agar berjalan lancar dan tidak merugikan masyarakat. Apalagi jika disalahgunakan oleh oknum-oknum nakal yang justru melakukan penimbunan di tengah kondisi seperti sekarang ini.
Hal tersebut tegas disampaikan oleh Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, ia menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan BBM karena melanggar aturan dan sanksi tegas berlaku.
Pihaknya juga tanggap dalam menerima setiap laporan dari masyarakat dan langsung dilaporkan kepada polisi agar diambil tindakan.
“Siapapun yang melanggar aturan akan ditindak tegas dan ini menjadi tugas bersama semua pihak demi menjaga kestabilan dan ketersediaan BBM di Kabupaten Merauke. Proses hukum tetap dikenakan bagi pelaku yang melakukan penimbunan, ” terang wabup kepada wartawan di GOR Hiad Sai, Rabu (1/4).
Ia menegaskan, membangun tidak hanya tugas pemerintah dan pihak kepolisian namun peran masyarakat juga sangat dibutuhkan. Masyarakat harus pro aktif ketika mengetahui informasi adanya penimbunan atau hal-hal lain yang dilarang.
Dalam hal ini masyarakat dapat segera melaporkan kepada pihak yang berwenang. “Mari kita bekerja sama, kita semua gotong- royong dalam menyikapi permasalahan yang ada. Permasalahan BBM ini masih belum tuntas dan terus terjadi dari waktu ke waktu. Saat ini yang bisa kami lakukan adalah menanggapi dengan cepat ketika ada pengaduan.
Langsung saya tindak lanjuti ke pihak kepolisian. Alhamdulillah, direspon dengan baik dan mereka juga melaporkan kembali jika terdapat temuan, ” ungkapnya.
Ia menilai perlu ada kesadaran bersama dan mengajak masyarakat untuk bisa menjadi ‘polisi’ dalam arti ikut mengawasi. Ketika menemukan kejadian yang janggal di lapangan apapun itu, terkait BBM agar dilaporkan kepada pihak pemerintah dengan disertai bukti kuat.(Iis)
