Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Warga Berap Dibantu 3 Mesin Pertanian dari Dinas TPH Kabupaten Jayapura

SENTANI – Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Kabupaten Jayapura berkesempatan memberikan bantuan 3 mesin untuk meningkatkan usaha pertanian di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang, yang di serahkan secara resmi oleh Wakil Bupati Jayapura, Kamis (19/7/18) Siang.

Tiga mesin tersebut adalah, 1 unit hand traktor, 1 unit rice trans planter atau mesin tanam padi dan 1 unit mesin pompa air yang di serahkan secara simbolis di lahan baru sawah. Kedepan pengelolaan sawah di Kampung Berap akan dilakukan menggunakan mesin.

Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro menegaskan, mesin-mesin yang di bantu oleh pemerintah kepada masyarakat Kampung Berap melalui kelompok tani tersebut kedepan dapat di gunakan secara baik sesuai kegunaannya untuk menolong usaha pertanian warga.

“Kami mendorong petani di daerah ini untuk mengembangkan usaha pertanian harus menggunakan mesin. Dengan demikian, petani tradisional di kampung-kampung yang menekuni usaha pertanian hanya untuk komsumsi akan menjadi petani modern guna peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Wabup.

Ditambahkan, melalui usaha pertanian sawah yang sedang di kembangkan atas bantuan DTPH bagi masyarakat Kampung Berap kedepan dapat memberikan perubahan pola pikir untuk membuka diri dan menerima perkembangan pembangunan dalam bidan pertanian dengan menggunakan pola tekhnologi.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Kabupaten Jayapura, Adolof Yoku, SP, MM. Menurutnya, alat yang dibantu sepenuhnya adalah bantuan pemerintah bagi warga guna mewujudkan visi Kabupaten Jayapura yang mandiri dan sejahtera.

Dikatakan, teknologi modern pertanian akan di terapkan bagi petani di Kabupaten Jayapura. Penerapan teknologi pertanian dilakukan hanya untuk membantu masyarakat dalm meningkatkan hasil produksi pertanian bernilai ekonomis.

Yoku meminta, agar semua masyarakat Kampung Berap Distrik Nimbokrang yang menerima peralatan pertanian untuk menggunakan secara baik dan berusaha menjaga dan merawatnya untuk kepentingan pengembangan bidan pertanian di waktu yang mendatang.

“Kami juga setelah menyerahkan perlatan ini, sebelumnya kami telah melatih cara penggunaaan sampai cara perbaiki mesin tersebut. Ada petugas penyuluh kami yang akan mendampingi petani dalam penggunaan mesin,” tukasnya.