Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Walikota Akan Tertibkan Kebocoran Pajak Retribusi Parkir

JAYAPURA-Terkait adanya tingkat kebocoran pada Pendapatan Asli Daerah khususnya pada parkir tepi jalan umum mendapat perhatian serius dari Walikota Jayapura DR.Benhur Tomi Mano,MM.

” Dalam waktu dekat ada beberapa orang yang akan kita mutasikan karena tidak bekerja dengan jujur dan disiplin sehingga PAD kita akan kehilangan kebocoran cukup tinggi dan ada beberapa pajak retribusi di tepi jalan umum parkir kita juga mengalami tingkat kebocoran.”kata Walikota BTM kepada Wartawan di sela-sela Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (Rakor-PAD) Kota Jayapura di GSG Kantor Walikota Jayapura Kamis tadi.

Terkait hal tersebut, Walikota meminta kepada Badan Pendapatan Daerah agar segera berkoordinasi denga para camat dan Lurah supaya pelimpahan penanganan kepada mereka untuk menarik retribusi parkir ditepi jalan umum yang ada diwilayah kota Jayapura.

“Tingkat kebocoran cukup tinggi ini yang harus kita benahi kedepan.”ungkapnya

Sementara itu Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura Robby Kepas Awi,SE.MM mengkalaim pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan distrik guna menata kembali juru parkir.

” Apa yang disampaikan oleh Bapak Walikota khusus untuk parkir tepi jalan umum sejak bulan Juni kami sudah lakukan kerjasama dengan distrik heram distrik abepura dan khusus untuk distrik heram kami sudah menempatkan juru parkir resmi dan sekarang mereka telah melakukan tugas dan untuk distrik abepura kami juga sedang bersama-sama dengan kepala distrik abepura menata Kembali juru parkir yang ada karena banyak juru parkir yang tidak menggunakan atribut tidak menggunakan karcis.”

Terkait hal tersebut pihaknya akan terus mendorong sehingga parkir tepi jalan umum khusus untuk wilayah kota Jayapura abepura dan heram itu bisa dapat berjalan dengan baik sehingga capaian target untuk parkir tepi jalan umum kita bisa capai di tahun 2018.

” Untuk juru parkir yang ada di kota Jayapura kalau kita lihat untuk Jayapura Utara dapat dikendalikan langsung oleh badan pendapatan kota Jayapura tetapi khusus untuk abepura dan heram emang kita akui bahwa dengan jumlah anggota yang ada pada badan pendapatan daerah kota memang terbatas sehingga memang harapan kami juga bisa dibantu oleh teman-teman di distrik baik distrik abepura maupun distrik heram untuk menata.”

Ia mengakui tingkat kebocoran untuk penerimaan parkir tepi jalan umum bisa mencapai 2 hingga 3 Milyar.

“Kalau kita melihat potensi untuk penerimaan tepi jalan umum itu yang disampaikan oleh Bapak Walikota memang kebocoran itu kurang lebih sampai 2 sampai 3 miliar setiap tahun potensi dari parkir tepi jalan umum itu potensi sehingga untuk parkir jalan umum memang kita harus terus melakukan pengawasan,sosialisasi karena memang tiga tahun berturut-turut tidak capai target dari target yang ditetapkan untuk parkir tepi jalan umum.”ungkapnya

Dikatakan dengan drmikian pihaknya bersama dinas terkait akan terus melakukan sosialisasi dan pendekatan karena parkir di Heram dan Abepura itu perlu persuasif dan pendekatan.