Pasific Pos.com
Papua Tengah

Wakili Gubernur, Bupati Isaias Buka Rakon TP PKK se-Papua

NABIRE – Bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Nabire, Senin (26/2) pukul 16.00 WIT, Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP mewakili Gubernur Provinsi Papua secara resmi membuka Rapat Konsultasi (Rakon) Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se – Provinsi Papua.

Turut hadir pula Forkopimda Kabupaten Nabire, Kepala DPMK Provinsi Papua Donatus Mote, Wakil Ketua I TP PKK Provinsi Papua Since Loupaty, Ketua TP PKK Kabupaten Nabire Yufinia Mote Douw, S.SiT, Ketua-ketua TP PKK kabupaten/kota, serta Ketua-ketua Organisasi Wanita lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Nabire mengatakan, Rakon PKK Provinsi Papua yang digelar pada hari ini, memiliki arti yang sangat penting, sebab akan membahas atau membicarakan beberapa agenda penting terkait dengan upaya memantapkan kualitas serta keberadaan organisasi wanita yang ada di daerah ini, sebagai salah satu elemen kekuatan pembangunan.

Kata Bupati Isaias Douw, permasalahan yang terkait dengan program pembangunan perempuan selama ini disebabkan karena belum adanya pendekatan pembangunan yang secara khusus dan nyata mempertimbangkan manfaatnya secara adil antara perempuan dan laki – laki. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan ketidaksetaraan dan ketidakadilan gender.

kondisi ini diperburuk oleh masih terbatasnya keterlibatan kaum perempuan dalam proses pengambilan keputusan dan kebijakan publik. oleh karena itu, guna mendorong pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan dalam mendukung pembangunan, maka melalui Rakon ini diharapkan dapat menyatukan presepsi, pandangan, dan ide semua peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Nabire juga mengharapkan agar di dalam Rakon TP PKK se Provinsi Papua dapat menghasilkan kesepakatan – kesepakatan yang dituangkan dalam suatu program kerja yang mudah dilaksanakan di masa-masa mendatang.

Dan, selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan peran dan partisipasi organisasi wanita bersama-sama dengan pemerintah untuk mengatasi permasalahan yang sangat majemuk antara lain kesehatan masyarakat yang masih rendah, tingkat pendidikan yang masih rendah, kurangnya kesadaran lingkungan serta masih rendahnya partisipasi perempuan di bidang publik.

Lanjutnya, perlu dilakukan pemetaan potensi dari masing-masing induk organisasi untuk saling mendukung sehingga dapat tercipta jalinan kerjasama yang baik, guna meningkatkan program pemberdayaan masyarakat pada umumnya dan pemberdayaan perempuan pada khususnya.

lebih dari itu, dengan adanya Rakon ini, Bupati berharap, ke depan, pemberdayaan perempuan lebih terfokus dan tetap mengacu pada kebutuhan dan kondisi nyata kaum perempuan dan anak.

“Saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh Tim Penggerak PKK dari kabupaten Se-provinsi Papua dan selamat melaksanakan Rakon ini. semoga Tuhan memberkati kita,” pungkasnya. (cad)