Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Wakil Walikota Jayapura Imbau Warga Agar Ikut Rapid Test Dan Patuhi Prosedur

Wakil Walikota Jayapura Imbau Warga Agar Ikut Rapid Test

Jayapura, – Wakil Walikota Jayapura H. Rustan Saru selaku Ketua gugus tugas Covid-19 terus memantau lokasi yang mengalami karantina wilayah atau di lockdown.

Sambil memantau pelaksanaan karantina wilayah ini, H. Rustan Saru juga menghimbau agar para warga kota Jayapura khususnya warga yang mengalami karantina mengikuti Rapit tes.

“Kita disini punya waktu dua hari lagi. Ayo masyarakat ambil bagian untuk ikut,” ujarnya saat memantau , Minggu (17/5) malam di Hamadi.

Lokasi yang dipantau antata lain Hamadi rawa satu, belakang pasar central hamadi, kompleks pelelangan ikan, Hamadi pontong dan pantai Borero.

Pada kesempatan ini, Rustan Saru menegaskan bahwa yang sudah melaksanakan Rapit Tes sebanyak 2.989 dan yang dinyatakan positif reaktif sebanyak 629 orang.

Dikatakannya pula dengan ada pemantauan ini juga digunakan untuk memastikan bahwa masyarakat sudah menerima bantuan sembako. “Bila ada yang belum menerima agar segera didata. Tidak boleh ada yang tidak terima,” ujarnya.

Ditegaskannya pula bila semua masyarakat di daerah karantina sudah ikut Rapit Tes maka hari Rabu atau Kamis palang akan dibuka.

“Masyarakat yang beraktifitas sebagai pedagang akan diberikan tanda pengenal. Bila dia negatif warna hijau negatif, semetara masyarakat umum yang ngatif warna biru. Sementata yang positif kartu tanda pengenal warna kuning dan akan dikarantin,” ujarnya.

Artikel Terkait

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams

Kantor Pemerintahan di Papua Harus Bebas Dari Covid-19

Bams