Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Wakil Bupati Jayapura Temui Warga Korban Banjir Perumahan Gajah Mada

Pihak Developer Tidak Boleh Lepas Tanggung Jawab

 

SENTANI – Ratusan warga korban banjir di Kompleks Perumahan BTN Gajah Mada, Kampung Yahim, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, mendatangi Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (14/2/18) siang.

Kedatangan ratusan warga ini untuk mempertanyakan kepada pemerintah daerah guna mencarikan solusi bagaimana cara mengatasi masalah banjir yang sudah tiga tahun belakangan dialami oleh warga BTN Gajah Mada ketika hujan deras turun mengguyur perumahan mereka dan juga meminta kepada pemerintah daerah agar dapat menfasilitasi warga terdampak untuk melakukan pertemuan dengan pihak developer (pengembang).

Ketika ratusan warga korban banjir tiba di Kantor Bupati Jayapura ini, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro langsung menemui dan mendengar tuntutan warga terdampak tersebut yang menyampaikan tuntutan mereka. Tak lama kemudian, 10 orang perwakilan dari ratusan warga terdampak ini diminta untuk menyampaikan aspirasinya langsung kepada Wabup Giri Wijayantoro, diruang kerjanya, Rabu (14/2/18) siang.

“Setelah mendengar aspirasi dari masyarakat korban banjir di Perumahan BTN Gajah Mada, kami mewakili Bupati Jayapura dengan ini menyatakan segera akan menindaklanjuti dan secepat mungkin merealisasi tuntutan yang disampaikan oleh masyarakat korban banjir tersebut,” ungkap Giri WIjayantoro kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan 10 orang perwakilan masyarakat korban banjir.

Usai pertemuan tersebut, Wakil Bupati Jayapura mengunjungi lokasi para warga terdampak untuk berdialog duduk bersama mencari solusi mengatasi masalah banjir dan menerima beberapa keluhan dari warga yang pada intinya mereka semua warga korban banjir dapat dipertemukan oleh pihak pengembang yang difasilitasi oleh pemerintah untuk mempertanyakan nasib rumah mereka yang diakibatkan oleh banjir beberapa waktu lalu.

“Untuk masalah Kompleks Perumahan BTN Gajah Mada di Yahim, itukan sebenarnya bukan baru terjadi kali ini saja. Dalam beberapa waktu lalu, memang penanggulangan untuk mengantisipasi banjir itu menjadi tanggung jawab dari pihak developer (Pengembang). Tapi, kenyataannya tanggung jawab itu tidak dilakukan oleh developer untuk menanggulangi banjir tersebut, sehingga mereka mengadu ke pemerintah sini,” ujarnya.

“Jadi, dalam waktu dekat pasti developernya juga kita panggil. Supaya dapat duduk bersama dengan warga, guna bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada”katanya.

“Dan saya tegaskan pihak developer tidak boleh lepas tanggung jawab begitu saja, terhadap apa yang mereka sudah bangun. Mereka harus bertanggungjawab. kami dari pemerintah akan tindak lanjuti hal ini ” tegas Wabup Giri diakhir wawancara.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 205 rumah di Kompleks Perumahan BTN Gajah Mada, yang terletak di RT 02/RW 03 Kampung Yahim, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura terendam banjir. Hal itu disebabkan hujan deras semalam di Kabupaten Jayapura.

Air kali (sungai) meluap dan mulai masuk ke rumah warga di Perumahan BTN Gajam Mada Yahim itu sekitar pukul 02.00 WIT. Air mengalir dengan deras disekitar kompleks perumahan. Ketika rumah terendam pada Senin (12/2/18) dinihari lalu itu sempat membuat warga terdampak mengungsi ke lokasi yang lebih aman dari banjir.