Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Wacana Pergantian Kadis PUPR Dikhawatirkan

 

Jayapura, – Wacana pergantian Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua, Anggota DPR Papua, Thomas Sondegau.

Legislator Papua yang membidangi Infrastruktur ini khawatir, jangan sampai Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo menempatkan orang yang salah di dinas tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Terkait rencana tersebut, maka pihaknya mengingatkan, Penjabat Gubernur Papua, lebih berhati-hati menempatkan orang saat melakukan pergantian Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua.

“Jangan sampai ada pihak lain yang memanfaatkan ini untuk kepentingan mereka di dinas PUPR,” kata Thomas Sondegau ketika dihubungi lewat via teleponnya, Kamis (5/7/18).

Apalagi lanjut Thomas, pemerintah dan pihak DPR Papua dalam pembahasan anggaran 2017 lalu, telah menyepakati dana senilai Rp 75 miliar untuk pekerjaan di Dinas PUPR yang akan dikerjakan pengusaha asli Papua tanpa harus melalui tender atau penunjukan langsung, sesuai Perpres nomor 84 tahun 2012.

Dijeaskannya, proyek Rp 500 juta ke bawah itu diperuntukan bagi pengusaha yang ada di wilayah pesisir, dan Rp 500 juta ke atas, juga di peruntukkan bagi pengusaha di wilayah pegunungan.

“Jadi jangan sampai dengan pejabat Dinas PUPR yang baru nantinya, ada orang yang manfaatkan situasi itu, dan apa yang sudah diputuskan untuk dikerjakan pengusaha asli Papua, itu justru tidak terlaksana,”

Menurut Thomas, tugas utama seorang pejabat gubernur adalah mensukseskan pelaksanaan pilkada (pilgub) di Papua.

Selain itu, tambahnya, dalam pergantian kepala dinas juga perlu mengacu pada aturan yang ada, jangan terkesan dipaksakan.

“Jadi saran kami, jangan asal ganti, ikuti aturan. Penjabat gubernur juga harus berhati-hati dalam pergantian penjabat di lingkungan Pemprov Papua,” pungkasnya. (TIARA)