Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Wabup Giri Tinjau Langsung Banjir dan Longsor di Demta

SENTANI – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jayapura, Kamis (1/2/18) malam lalu, selain merendam sejumlah rumah warga, juga memutuskan akses jalan akibat longsoran material dari atas gunung di Distrik Demta, Kabupaten Jayapura.

Wakil Bupati (Wabup) Jayapura Giri Wijayantoro yang mendapat informasi langsung turun ketempat kejadian untuk meninjau langsung lokasi terjadinya banjir dan tanah longsor di 5 kampung yang ada di Distrik Demta tersebut, pada Selasa (6/2/18).

“Kalau dari Distrik Demta itu hampir semua kampung terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor. Tapi, yang paling parah di Kampung Ambora itu ada sejumlah rumah warga terkena dampak dan juga ada beberapa kali yang butuh normalisasi,” ujar Wabup Giri Wijayantoro kepada wartawan usai melakukan kunjungan, Selasa (6/2/18).

Lebih lanjut Giri mengatakan, untuk menangani bencana banjir dan longsor pemerintah telah menghubungi instansi terkait.

“Kami dari Pemda tentu tidak tinggal diam.Kami siaga dalam menangani banjir dan longsor yang terjadi di 5 kampung di Distrik Demta Dan tindakan dari BPBD dari awal mulai bencana sudah termasuk bagus. Kita bersyukur walaupun ada ujian yang dirasakan, tetapi untuk korban jiwa tidak ada. Hanya ada kerugian materil dan sampai saat ini kita belum bisa menghitung kerugian tersebut,” jelasnya.

Menurutnya,Ada sekitar 75 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor.

Ia juga menilai, bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi akibat kali yang sudah mulai dangkal, sehingga perlu dilakukan normalisasi.

“Sebab kali tidak di lewati lagi oleh air saja, tetapi material dari atas gunung sudah betul-betul menutupi jalur air yang melewati kali tersebut. Akhirnya air itu tidak terkendali da langsung menghajar rumah-rumah penduduk,” terangnya.

Wabup Giri pun mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dibantaran kali (sungai) dan di lereng-lereng gunung untuk tetap waspada terhadap banjir dan tanah longsor.

“Karena curah hujan hingga saat ini masih tinggi. Nah, ini yang harus kita waspadai dengan melakukan normalisasi terhadap kali atau sungai yang ada disini dan mudah-mudahan bisa cepat normal kembali,” imbuhnya di akhir wawancara.

Peninjauan langsung Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro ke lokasi banjir dan tanah longsor itu juga di dampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Jayapura, Drs. Sumartono beserta staff pegawai dari BPBD Kabupaten Jayapura.