Pasific Pos.com
Olahraga

Usai Dilantik, KONI Papua Langsung “Tancap Gas”

Jayapura, – Usai dilantik oleh Ketua Umum KONi Pusat Tono Suratman, Pengurus KONI Papua langsung tancap gas membahas program kerja.

Dari pantauan media ini, rapat kerja perdana dipimpin langsung oleh Sekretaris Koni Papua Kenius Kogoya, Wakil Ketua I, Yunus Wonda dan Wakil Ketua III, John Banua Rouw, di ruang rapat KONI, Jumat (19/01/2018), membahas program penyiapan prestasi atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

Sekertaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya usai rapat mengatakan, hari kita membahas program kerja tahunan.

“Secara makro dibahas dalam rapat umum anggota, tetapi secara detailnya kita mau susun berdasarkan program-program dari masing-masing bidang. Terutama menyangkut dengan bidang prestasi, karena ini menyangkut dengan periodisasi latihan untuk atlet yang akan kita persiapkan untuk PON,” katanya.

Kenius menambahkan, jadi ada dua hal terkait dengan program bidang-bidang yang nanti akan dimasukan dalam waktu tiga hari ke depan, kemudian rencana kerja KONI tahunan.

Kemudian, kita evaluasi kegiatan KONI yang lalu serta apa yang harus kita lakukan di kepengurusan periode ini, terutama untuk mempersiapkan atlet menuju PON 2020, karena waktunya sangat singkat.

Disinggung terkait dengan penandatangan ‘Pakta Intregitas’ bagi semua pengurus KONI yng baru saja dilantik, Kenius mengatakan, itu sebenarnya kemarin kita harus tanda tangan pada saat pelantikan.

“Pakta Integritas ini kita akan tandatangan, supaya kalau tidak aktif kita akan ganti dengan pengurus yang mau kerja, karena ini waktu yang sangat singkat.

“Pak Ketua Umum minta supaya kepengurusan periode ini strukturnya harus lebih sedikit bahkan bidang-bidangnya hanya 12 bidang dari sebelumnya sekitar 16 bidang. Jadi ada yang dipangkas atau digabung dengan bidang lain, kita strukturnya kecil, tapi harus kaya fungsi,” jelasnya.

Ia mengaku, pakta intregitas ini penting karena pengurus itu harus aktif bekerja. Jadi orang datang ke KONI bukan hanya mencari pekerjaan sampingan, tapi dia harus membagi waktu dengan baik, supaya kegiatan serta tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan itu harus kerjakan dengan sungguh-sungguh. “Tidak hanya sekedar datang dan main lalu pergi begitu saja, tapi harus bekerja” tegas Kenius.