Pasific Pos.com
Papua Barat

Unipa dan DLH Kelola Limbah Plastik Menjadi Barang Bisa Pakai

Manokwari, TP – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Unipa bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manokwari mengelola limbah plastik.

Dalam kerja sama ini, DLH memberikan bantuan satu unit mobil pick up kepada UKM Pramuka Unipa untuk mengumpulkan sampah plastik.

Pembina UKM Pramuka Unipa Yohanes Ada’ Lebang mengatakan, pengelolaan limbah plastik mulai dari pemilahan, pengelolaan sampai menjadi barang jadi dengan melibatkan peserta didik UKM gugus depan pramuka binaan.

Lebang mengungkapkan, hal itu dilakukan sebagai bagian dari pendidikan karakter yang dilakukan dalam wadah gerakan pramuka dengan menumbuh kembangkan kesadaran tentang budaya bersih yang juga merupakan penjabaran dari kurikulum nasional sekolah adiwiyata.

“Lebih dari itu, untuk melakukan sinergitas kegiatan kepada kelompok masyarakat maupun komunitas dalam menindaklanjuti program Kalpataru dan Adipura serta bebas sampah tahun 2020 yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,” ujar Lebang dalam pres realisnya yang diterima Tabura Pos, Kamis (22/2).

Dengan dukungan yang ada, kata dia UKM Pramuka Unipa akan tetap melakukan tugas kemanusiaan demi mewujudkan Manokwari menuju nol sampah dengan melakukan pengolahan limbah plastik yang di kumpulkan pada bank sampah UKM Pramuka Unipa.

Setelah proses pengumpulan dilakukan, Lebang mengatakan biji biji plastik tersebut dijual ke Surabaya. “Saat ini dengan dukungan mitra pemerintah dan pribadi atas dukungan mobil khusus limbah plastik direncanakan akan membangun mesin pembuat tutup gallon yang akan di jual kepada pengusaha galon di tanah Papua hingga keluar Manokwari,” katanya.

Dukungan pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat diharapkan agar tetap sinergi dalam mensukseskan rencana pengelolaan limbah plastic.

Caranya, masyarakat dapat membersihkan lingkungannya masing-masing dengan melakukan pemilahan khusus limbah plastik seperti, bekas kemasan minuman, oli, minyak dan lainnya setelah itu menghubungi bank sampah agar diangkut. “Hubungi saja nomor 0811 487 2878,” tukasnya. [SDR-R3]