Pasific Pos.com
Papua Barat

Tuntutan Yuliana dan Ahmad Yani, JPU Tunggu Rentut dari Kejagung

Manokwari, TP – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Manokwari menunda sidang terhadap terdakwa, Yuliana Rasyid dan Ahmad Yani, Senin (19/2), yang didakwa membunuh Abdul Hakim Hafid, pemilik Coto Makassar di Kompleks Pasar Wosi, Manokwari, 9 April 2017.

Persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim, Sonny A.B. Laoemoery, SH menunda persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Manokwari, lantaran JPU belum menerima salinan tuntutan dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut JPU Kejari Manokwari, Ramli Amana, SH didakwa dengan Pasal 340 jo Pasal 55 KUHP tentang berencana yang diduga dilakukan secara bersama-sama.

“Terkait dengan pasal ini, ancamannya ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup atau ancaman hukuman untuk waktu tertentu paling lama 20 tahun,” ungkap Amana kepada para wartawan di PN Manokwari, semalam.

Dikatakannya, terkait dengan tuntutan ini, pihaknya menunggu rentut dari Kejagung selaku pengambil keputusan tertinggi untuk rentut, baik tuntutan hukuman mati maupun tuntutan seumur hidup.

Ia menambahkan, persidangan ditunda hingga Senin (26/2). Amana menjelaskan, jika memang rentut dari Kejagung sudah turun lebih cepat, maka pihaknya akan mempercepat persidangannnya. [FSM-R1]