Pasific Pos.com
Papua Selatan

TNI Kirim Helikopter Evakuasi Pendulang di Pedalaman

Timika, – TNI dalam hal ini Kodam XVII/Cenderawasih mengirim helikopter ke Kabupaten Boven Digoel untuk mengevakuasi pendulang emas tradisional yang dilaporkan selamat dari pembantaian di sekitar perbatasan Kabupaten Yahukimo, Papua.

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letnan Kolonel Infantri Candra Dianto yang dihubungi melalui telephon selulernya mengatakan hingga saat ini belum diketahui jumlah korban yang diduga dibantai oleh orang tak dikenal.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini ada 273 warga pendatang yang takut dibantai di Yahukimo telah mengungsi ke Kabupaten Boven Digoel. Lima orang yang terkana luka bacok masih dirawat di RSUD Boven Digoel

TNI masih terus menyisiri lokasi pembantaian. Jumlah pendatang yang mengungsi atau meninggalkan Yahukimo dilaporkan terus bertambah.

“Informasi baru ada tambahan 30 orang pengungsi yang berhasil menyelamatkan diri dari lokasi tambang. Sebagian belum menyeberang sungai karena perahu cepat terbatas jadi masih menunggu antrian,” ujarnya.

Ia mengatakan personel dari Satuan Tugas 751, Brimob dan Pos Koramil Yahukimo telah diberangkatkan ke lokasi yang dilaporkan terjadi pembantaian.

Lokasi pendulangan liar itu berada di pedalaman antara Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat dan Boven Digoel berhasil dievakuasi ke Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel.