Pasific Pos.com
Papua Barat

Tipikor dan TPPU Terbukti, Yanuarius Renwarin Dihukum 4 Tahun Penjara

Manokwari, TP – Yanuarius Renwarin, terdakwa kasus tindak pidana korupsi (tipikor) dan tindak pidana pencurian uang (TPPU) pembangunan Sekretariat KONI Provinsi Papua Barat di Susweni, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, dijatuhi hukuman selama 4 tahun pidana penjara.

Putusan tersebut dibacakan majelis hakim Pengadilan Tipikor Papua Barat di Manokwari yang diketuai, Sonny A.B. Laoemoery, SH, dalam persidangan beragenda putusan, Kamis (22/2).

Selain divonis 4 tahun pidana penjara, mantan Ketua Harian KONI Provinsi Papua Barat ini juga harus membayar denda Rp. 200 juta subsider 1 bulan, dan membayar uang pengganti sebesar Rp. 150 juta.

Majelis hakim menyatakan, berdasarkan fakta persidangan, Yanuarius Renwarin terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan TPPU pada pembangunan Sektetariat KONI Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2014 yang menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 26,7 miliar.

Menanggapi putusan ini, penasehat hukum terdakwa, Kurnia, SH menyatakan pikir-pikir dalam waktu 1 minggu.

“Kami menilai aspek keadilan yang kami coba pikirkan bersama-sama klien kami, karena diputuskan dalam sidang, baik unsur tipikor maupun TPPU-nya, terbukti. Dari kacamata subjektif kami, bahwa TPPU sebetulnya dari keseluruhan, sangat-sangat keliru majelis melihat ini,” jelas Kurnia usai persidangan kepada para wartawan, kemarin.

Kurnia mengklaim pihaknya bisa membuktikan harta yang terkait objek TPPU, itu harta sebelum kliennya menjadi Ketua Harian KONI Provinsi Papua Barat. “Kami bisa buktikan dari surat-surat pembelian barang,” katanya.

Mengenai putusan, dia mengaku pihaknya akan memutuskan, apakah menerima putusan majelis hakim atau melakukan banding. “Ya, mudah-mudahan dalam waktu 1 minggu ini bisa memberikan jawaban,” tukasnya. [FSM-R1]