Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Tingkatkan Bobot RPJMD, Pemkab Jayapura Gelar Konsultasi Publik

SENTANI – Guna meningkatkan bobot Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jayapura, maka Pemerintah setempat menggelar konsultasi publik dengan melibatkan sejumlah pihak yang dianggap berkompeten seperti kalangan akademis, para pakar dan pihak lain.

Konsultasi publik tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Jumat (12/1/18), yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Selain itu, hadir juga para lembaga non pemerintah yang juga selalu turut membantu pemerintah membangun daerah. Terutama lembaga-lembaga donor, baik lembaga donor dalam negeri tetapi juga dari lembaga donor dari luar negeri seperti, IWOS, Usaid, dan lainnya.

Usai dari konsultasi publik selanjutnya hasilnya dibuatkan dalam berita acara yang selanjutnya ditandatangani oleh sejumlah Kepala OPB dan disaksikan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si dan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro.

“Kami berharap RPJMD yang telah tersusun ini menjadi acuan bagi kita sekalian dalam membangun masyarakat dan daerah ini selama lima tahun kedepan. Perencanaan baik akan menghasilkan hasil yang baik juga,” harap Bupati Mathius dalam sambutannya.

Dirinya menegaskan, usai dari konsultasi publik maka RPJMD Kabupaten Jayapura telah disahkan dan boleh digunakan oleh semua OPD dan pihak lain untuk melaksanakan setiap program kerja dengan berkonsulatasi lanjutan bersama tim percepatan pembangunan Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna Hikoyabi menuturkan, penyusuana RPJMD hinggga konsultasi publik dilakukan berdasarkan petunjuk peraturan perundang-undangan.

“Kita tidak bisa membangun daerah tanpa ada perencanaan karena itu kita siapkan dokumen RPJMD secara bersama supaya setiap pembangunan dari OPD baik untuk jangkah pendek maupun jangkah panjang dapat mengacuh pada RPJMD,” tukasnya.

Hikoyabi menambahkan, materi yang telah disipkan sebagai RPJMD adalah tidak keluar dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Jayapura. “Semua perencanaan dilakukan berdasarkan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Jayapura, periode 2017 – 2022.