Pasific Pos.com
Papua Barat

Tim PKBM akan Rujuk Pasien, Jika Tak dapat Menangani

Manokwari, TP – Tim Pelayanan Kesehatan Berbasis Masyarakat (PKBM), Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat yang tersebar di 7 daerah penugasan di pedalaman Papua Barat telah menemukan perkembangan penyakit.

Tujuh daerah penugasan itu adalah di Pubuan, Distrik Kebar Selatan, Kabupaten Tambrauw, kampung Jarati, Distrik Kaimana Kota, Kabupaten Kaimana, kampung Boni, Distrik Wawarbomi, Kabupaten Raja Ampat.

Kemudian kampung Kais, Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan, kampung Yari-yari, Distrik Rumberpon, Kabupaten Teluk Wondama, dan kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat.

Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan mengatakan, tim PKBM Papua Barat dalam menjalankan tugas pelayanan di daerah pedalaman jika menemukan kasus atau penyakit yang sangat sulit untuk ditangani di tempat pelayanan, akan merujuknya.

“Ya, kalau memang ada pasien yang sangat kritis dan tidak bisa ditangani di tempat pelayanan kesehatan, maka kita akan rujuk pasien tersebut ke puskesmas, dan kalau di tingkat puskesmas tidak bisa ditangani lagi maka akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),” jelas Parorongan kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, Selasa (9/7).

Menurutnya, program PKBM daerah pedalaman sangatlah baik, maka program tersebut akan tetap dilakukan pada tahun depan. Namun, sasaran lokasinya ke tempat-tempat pedalaman yang kurang di kunjungi petugas puskesmas.

“Saya kira program ini sangat baik untuk menjangkau masyarakat kita di daerah-daerah sulit di pedalaman Papua Barat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.Untuk perkembangan penyakit yang ditemukan di lapangan akan menjadi bahan diskusi kita di tingkat provinsi,” ujar Parorongan. [FSM-R3]