Pasific Pos.com
Papua Selatan

Tim III Satgaskes TNI Asmat Mulai Beraksi di Puskesmas

Asmat, Tim III satuan tugas kesehatan (satgaskes) pekan ini mulai beraksi dengan menggunakan Puskesmas Puskesmas yang ada di distrik distrik di kabupaten Asmat.

Setelah menempuh perjalanan panjang selama 4 – 6 jam dengan menggunakan speed boat, para petugas yang tergabung dalam tim-tim yang ada langsung melaksanakan tugas. Hal ini terpantau melalui laporan yang disampaikan ke posko di kota Agast dengan menggunakan Hand Phone (HP) satelit.

Yang melapor diantaranya tim distrik Suator Puskesmas Binam di Kampung Binam yang dipimpim òleh Letda Laut (K) dr. Tino bahwa Tim sudah mulai memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Demikian disampaikan oleh Letkol Laut (K) dr. Aminuddin Harahap, S.P. AM, Tr.Hanla Dantim Kes gelombang III Satgas Kes TNI Asmat.

“Selain pelayanan umum tim ini juga melakukan pendampingan nutrisi pada gizi buruk dan bimbingan terhadap manajemen Puskesmas. Dilaporkan bahwa Puskesmas Binam tidak ada dokter hanya dilayani oleh beberapa tenaga medis dipimpin oleh Widyastuti salah satu perawat PTT disana ” ujar Letkol Laut (K) dr. Aminuddin Harahap.

Dijelaskannya pula, jumlah kunjungan hari ini 26 pasien. Dari jumlah tersebut hanya ada satu kasus gizi buruk. Kasus ini ditangani di puskesmas dengan pemberian diet formula 75 yang sudah sesuai dgn stsndart WHO dalam tatalaksana gizi buruk. Dengan adanya ahli nutrisi di tim ini maka pasien tersebut langsung dikonseling dan didampingi ahli nutrisi. Dengan pola pendampingan seperti ini diharapkan penanggulangan gizi buruk di Asmat bisa segera di atasi. Harahap menjelaskan.

Sementara itu tim distrik Atsy yang dipimpim oleh Letda CKM dr. Marsandi melaporkan bahwa tim tersebut melayani sebanyak 111 kunjungan pasien. Dari jumlah tersebut kasus gizi buruk hanya ada satu yang ditemukan. Sedangkan penyakit yang dominan ditemukan adalah malaria. “Selain memberikan pelayanan terhadap pasien tim ini juga melakukan bimbingan terhadap pegawai Puskesmas Atsy sebagai upaya peningkatan peran Pusekesmas sebagai ujung tombak pelayanan primer. Puskesmas Atsy juga tidak dilayani oleh tenaga dokter,” ujar Harahap.

Sementara itu di distrik Sawa Erma agak berbeda. Disini satgaskes menyalurkan bantuan beras kepada 270 KK di kampung Amanamkai.