Pasific Pos.com
Papua Selatan

Terkait Pengendalian Minuman Beralkohol

‘Tim Terpadu Rekomendasikan Tidak Tambah Sub Distributor’

 

MERAUKE,ARAFURA,- Sesuai hasil pertemuan, Tim Terpadu Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk tidak menambah sub distributor minuman beralkohol di Kabupaten Merauke. Selain sub distributor, untuk pengecer yang saat ini berjumlah 28 juga diharapkan tidak ditambah lagi.

“Kita merekomendasikan tidak perlu menambah sub distributor, itu (dua) sudah cukup. Kota Jayapura yang begitu besar saja, hanya satu,”ungkap Ketua Tim Terpadu Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol di Kabupaten Merauke, Drs. Daniel Pauta, ketika dikonfirmasi wartawan di Kantor Dinas Pertanian, belum lama ini.

Kendati menyetujui adanya dua sub distributor, kata Daniel Pauta, Tim terpadu tetap mengingatkan supaya sub distributor yang ada supaya mematuhi aturan-aturan yang ada. Disamping itu, dalam rekomendasi juga mengatur jam buka yakni untuk toko khusus penjual minuman beralkohol buka jam 11 sampai jam 10 malam.

Kemudian, untuk bar atau tempat hiburan malam buka mulai sore sampai jam 12 malam. Selain itu, dibatasi juga tempatnya minimal jaraknya 500 meter dari sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintah dan kantor TNI/Polri. ”Kita menyarankan setiap pengecer mencatat siapa yang membeli minuman tersebut,”tukasnya.

Lanjut Daniel Pauta, pembelinya belum berusia 18 tahun sesuai Peraturan Daerah (Perda), maka tidak memungkinkan untuk membeli. “Kalau tidak lakukan itu, maka itu suatu pelanggaran. Kalau itu dilakukan terus menerus, tidak ada toleransi lagi,”tegasnya.

Sementara itu, Daniel Pauta menambahkan bagi pengecer yang mempunyai lebih dari satu tempat penjualan minuman beralkohol, maka itu diminta untuk membuka satu saja tidak boleh lebih. Pihaknya juga menyarankan untuk jumlah pengecer minuman beralkohol di Kabupaten Merauke tidak ditambah lagi.

“Untuk pengecer bisa menjual golongan A sampai golongan C, sedangkan bar diharapkan hanya menjual golongan A,”tukasnya.