Pasific Pos.com
Papua Barat

Terkait Kuota CPNS Papua Barat, Trogea Sebut Tiap Provinsi Miliki Kuota

Manokwari, TP – Anggota Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPR Papua Barat, Yanadap Trogea menuturkan, setiap provinsi di Indonesia telah diberikan kuota penerimaan calon pengawai negeri sipil (CPNS), maka kuota Provinsi Papua Barat yang disediakan bagi anak-anak asli Papua tidak boleh dimonopoli oleh orang lain.

 “Di negara ini, ada 34 provinsi artinya masih-masing sudah punya ‘rumah’ maka saudara-saudaraku dari Sabang sampai Maluku harus memberikan proteksi dan pemberdayaan bagi orang asli Papua,” kata Trogea kepada Tabura Pos via ponselnya, Senin (16/7).

 Lebin kanjut, kata dia, kapan orang asli Papua mau diberdayakan selain mereka bisa menjadi tuan di Tanah Papua, dan tidak mungkin mereka bisa menjadi tuan di provinsi lain di Indonesia.

 Ditegaskannya, ruang-ruang tersebut harus dibuka bagi orang asli Papua, sehingga tidak ada lagi kecemburuan sosial atau hal-hal lain yang tidak diinginkan timbul akibat dari kuota CPNS di Papua Barat.

 “Kami berharap kedepan bukan saja kuota CPNS tapi, tapi penerimaan IPND atau penerimaan terkait ikatan dinas bila perlu semua yang diterima adalah orang asli Papua.

 Di NKRI sudah ada 34 kamar, tinggal masing-masing menjaga kamarnya, bersihkan dan menatah kamarnya, agar menjadi baik. Tapi, kalau orang datang dan menopoli 1 kamar pasti kamar itu penuh sesak dan menimbulkan persoalan,” terang Trogea.

 Seraya ia menambahkan, semestinya, anak-anak asli Papua yang terlebih dulu diberdayakan, barulah melihat yang lain, tambah Trogea. [FSM]