Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Temui Bupati, Direksi Bank Papua Bahas Pengembangan Usaha Mikro

SENTANI – Direksi P.T. Bank Papua dipimpin Direktur Utama (Dirut), F. Zendrato menemui Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, di VIP Room Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (6/3/18) pagi.

Pertemuan tersebut untuk memperkenalkan jajaran Direksi PT. Bank Papua yang baru dan juga meminta saran kepada pemegang saham guna memajukan Bank Papua kedepan.

Hadir pada pertemuan tersebut, Sekda Kabupaten Jayapura Drs. Yerry F. Dien, M.Si, Kepala BPKAD Kabupaten Jayapura, Subhan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Alpius Toam, S.T., M.MT, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Khairul Lie, S.KM., M.Kes dan beberapa jajaran Direksi PT Bank Papua.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengakui kedatangan direksi PT Bank Papua ini untuk memperkenalkan direksinya yang baru, sekaligus meminta saran-saran dari pemegang saham mengenai bagaimana kemajuan Bank Papua ke depan.

“Itu tadi (kemarin) kita sudah diskusikan, karena memang sekarang Bank Papua inikan sedang bermasalah. Dengan direksi yang baru, mereka sedang berusaha untuk menata (masalah) itu kembali. Saya lihat kemajuannya sudah cukup bagus, dan kita berharap bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat,” aku Mathius kepada wartawan usai pertemuan tersebut, Selasa (6/3/18) pagi.

Meski begitu, Bank Papua adalah bank satu-satunya yang dimiliki oleh daerah, maka harus memberikan manfaat besar juga untuk masyarakat.

“Karena kita sudah menginvestasikan dana yang besar juga. Saya tidak tau persis berapa saham milik pemerintah daerah yang ada di Bank Papua, tapi mungkin diatas Rp 30 miliar,” bebernya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Bank Papua yang baru, F. Zendrato menjelaskan pertemuan tersebut dalam rangka bersilaturrahmi dengan Bupati Jayapura selaku pemegang saham di Bank Papua.

“Kita hanya pertemuan silaturrahmi saja, untuk ngobrol-ngobrol aja. Jadi, hanya kunjungan biasa dan tidak ada apa-apa juga yang kita bahas. Kita hanya cerita-cerita, apa saja yang harus kita kerjasamakan kedepan dan bagaimana mengembangkan ekonomi mikro,” imbuhnya.

“Juga kita meminta masukan dari pak Bupati apa saja yang harus kita kembangkan kedepan, kemudian kita ingin tahu harapan beliau karena kita mau menyusun rencana kerja untuk lima tahun kedepan,” tandas Zendrato.