Pasific Pos.com
Papua Barat

Tekan Kasus Narkotika, Satnarkoba Manokwari Dialokasikan 2,3 Miliar

Manokwari, TP – Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat termasuk dalam zona merah rawan peredaran narkotika jenis Ganja.

Kasat Narkoba Polres Manokwari, Iptu Jamhari mengatakan, hal ini terbukti dengan adanya berbagai penangkapan kasus Ganja yang terus meningkat pada 2017 dan kembali terjadi di awal Januari 2018.

Untuk menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Manokwari, ia mengaku pada tahun ini mendapatkan anggaran sebesar Rp. 2,3 miliar, setara dengan penyelesaian 39 perkara.

“Anggota saya terbatas, jadi nanti saya bagi tim supaya tidak ada duplikasi dan tidak ada temuan. Mungkin anggarannya tidak terserap maksimal, tetapi tetap kami upayakan supaya memenuhi target,” kata Kasat Narkoba kepada para wartawan di ruang kerjanya, Kamis (11/1/18).

Ditambahkan Jamhari, dengan anggaran itu, pihaknya akan tetap bekerja maksimal sesuai perintah atasan untuk memberantas miras, narkotika, dan obat-obat terlarang di wilayah hukum Polres Manokwari.

Untuk kasus miras lokal seperti Balo, Cap Tikus, dan Sopi, Kasat Narkoba mengatakan, jika pada 2018 masih ada yang memproduksi dan menjualnya, maka pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas. “Kita tidak akan biarkan lagi, mau jual Balo, Cap Tikus, dan Sopi. Kalau tertangkap, kami proses hukum,” tukasnya. [BOM-R1]