Pasific Pos.com
Papua Barat

Tahap II Perkara Korupsi Proposal Gereja Fiktiv Dilimpahkan ke Kajati

Manokwari, TP – Penyidik Ditreskrimsus Polda Papua Barat telah melimpahkan berkas perkara tahap II korupsi pengadaan proposal fiktiv Gereja Alfa Omega Klagate di Kota Sorong kepada Kajaksaan Tinggi (Kajati) Papua, Senin (9/7).

Dikatakan Ditreskrimsus Polda Papua Barat, Kombes Pol. Budi Santosa, pelimpahan dilakukan bersamaan dengan para tersangka dan barang barang bukti.

“Jadi tersangka dan barang bukti sudah kita limpahkan, sementara kita sedang sidik satu kasus lain yang sama,” ungkap Ditreskrimsus kepada para wartawan di sekitar area Polda Papua Barat, Senin (9/7).

Dirinya menerangkan, peran dari ketiga tersangka dalam kasus ini adalah bersama-sama mengajukan paket pembangunan Gereja dimaksud, namun realisasinya fiktiv. 

Menurut dia, proses pendalaman akan dilakukan step by step untuk mengetahui adanya oknum atau peran ASN di BPKAD yang terlibat dalam kasus ini.

Diungkapkannya, untuk satu kasus proposal fiktiv yang lain, sedang dalam tahap proses sidik dengan lokasi sama yakni di Kota Sorong.

“Kasusnya sama, di BPKAD juga hanya saja paket Gereja-nya lain tetapi calon tersangka yang sama,” ucap dia.

Menurut Ditreskrimsus, pihaknya juga sementara mendalami sedetail mungkin kasus ini apakah ada keterlibatan ASN di BPKAD atau tidak meski sebenarnya keterangan para saksi proses pencairan anggaranya sesuai dengan procedural.

Dia membeberkan, pihaknya juga sudah mengendus adanya beberapa kasus dugaan koruspi lain seperti bantuan social (bansos) dan lain-lain

“Sebenarnya kita sangat fokus terhadap salah satu oknum mantan anggota dewan, tetapi yang bersangkutan terlebih dahulu dipanggil yang maha kuasa,” ucap dia.

Sebab, yang bersangkutan merupakan saksi kunci yang mengetahui persis keseluruhan anggaran dan beberapa paket lainya.

Dicecar apakah ada keterlibatan KPA dalam proses pencarian dana proposal tersebut, Ditreskrimsus mengaku, hitam di atas putih yang dikeluarkan yang bersangkutan secara procedural.

Sehingga jika dikaji dari sisi procedural administrasi kasus ini seperti tidak nampak, dikarenakan proposal yang diajukan pun sesuai legalitasnya.

Terkait hal itu, Kajati Papua, S. Purnomo mengaku, sudah menerima penyerahan tahap II tersangka dan barang bukti kasus korupsi proposal fiktiv Gereja Alfa Omega Klagate di Kota Sorong. “Kita proses sesuai dengan penegakan hukum yang berlaku,” tandas dia. [BOM]