Pasific Pos.com
Papua Barat

Status Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Ditingkatkan ke Penyidikan

Manokwari, TP – Dugaan korupsi dana hibah Bawaslu Kabupaten Manokwari, senilai Rp. 3 miliar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2015, yang sebelumnya dalam tahapan penyelidikan telah ditingkatkan menjadi penyidikan.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Indro Rizkiadi, saat dikonfirmasi para wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi dana hibah Bawaslu Kabupaten Manokwari, di ruang kerjanya, Senin (25/6).

Untuk perkembangan selanjutnya dari kasus tersebut, di akui Kasat Reskrim, pihaknya masih menunggus hasil audit Perhitungan Kerugian Negara (PKN) yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Papua Barat.

Menurutnya, jika hasil audit PKN sudah diterima pihaknya barulah dilakukan gelar penetapan tersangka.

Dalam pemeberitaan Tabura Pos sebelumnya, Kasat Reskrim mengaku, pihaknya sudah mengumpulkan bukti-butki dan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

Dimana, dalam perkara tipikor dimaksud memang terdapat kerugian negara, namun untuk besaran nilainya, penyidik masih menunggu keterangan resmi dari BPKP Perwakilan Papua Barat.

Meski demikian, Kasat Reskrim mengungkapkan, dalam kasus itu terdapat 2 orang yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pengelolaan dana hibah di Bawaslu Kabupaten Manokwari, namun terkiat identitas yang bersangkutan masih menjadi hal subtantif.

“Kami tetap terbuka kepada masyarakat, tidak akan ada yang kami tutup-tutupi, ditambahi atau dikurangi,” tandasnya. [BOM]