Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Soal Nomor Urut, Ini Tanggapan LUKMEN dan JOSUA

JAYAPURA,- KPU Papua menetapkan pasangan Lukas Enembe – Klemen Tinal (Lukmen) mendapatkan nomor urut 1 sedangkan John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae (Josua) meraih nomor urut 2.

Menyoal makna nomor urut dari masing-masing pasangan calon, calon gubernur petahana, Lukas Enembe tidak mempersoalkan nomor urut yang disandangnya bersama calon wakil gubernur, Klemen Tinal tidak masalah.

“Pada pemilihan gubernur lima tahun lalu kami dapat nomor urut tiga dari enam pasangan calon, dan akhirnya kami terpilih jadi gubernur,” tuturnya disambut tepuk tangan dan teriakan yel yel dari massa pendukung dan simpatisan Lukmen.

Lukas optimistis akan terpilih kembali dalam Pilgub Papua 2018. “Hari ini, hanya dua pasangan calon gubernur/wakil gubernur, dan saya dapat nomor urut satu, sudah pasti saya kembali terpilih,” akunya optimis.

Di hadapan tim koalisi dan juga massa pendukungnya, Lukas Enembe mengajak untuk mendukung kampanye pilkada yang aman dan damai, serta jauh dari kata konflik.

“Mari kita ciptakan kedamaian selama masa pesta demokrasi, kita ciptkan kampanye yang damai,” ajaknya.

Sementara itu, calon Gubernur John Wempi Wetipo mengakui kalau Lukas Enembelah yang mengajarinya untuk terjun ke dunia politik. Sehingga mengantarkannya pada hari ini menuju panggung pilgub Papua.

“Saya berterima kasih kepada kakak Lukas Enembe, dan tadi beliau sampaikan saya adalah adik Wempi. Tapi saya mau katakan bahwa adik inilah yang bawa kakak Lukas menjadi gubernur, karena saya adalah juru kampanye sewaktu kakak Lukas pertama kali maju Gubernur lima tahun lalu,” ungkap JWW saat memberikan sambutan politiknya.

Menyoal makna angka “2” yang didapatnya, JWW mengklaim ini merupakan angka yang tepat. Sebab selain didukung oleh dua partai pengusung PDI-Perjuangan dan Gerindra, penetapan pencabutan nomor urut juga dilakukan tepat 21 Februari 2018.

“Angka dua merupakan angka yang tepat, karena hari ini adalah tanggal 21. Angka dua disebutkan duluan, dua satu, bukan satu lalu dua,” tukasnya yang disambut tepuk tangan dan teriakan yel yel dari massa dan simpatisan pendukungnya.

JWW juga menegaskan, angka dua adalah angka kemenangan baginya dan wakil, Habel Melkias Suwae dalam pertarungan pemilihan gubernur Papua periode 2018-2023.

Rapat pleno terbuka KPU selain pencabutan nomor urut dan penetapannya, juga secara simbolis penyerahan pigura dari KPU kepada kedua kandidat.

Dari pantauan di halaman kantor KPU Papua, pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini ikut mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian.

Polisi juga menutup ruas jalan di depan kantor Gubernur Papua selama berlangsungnya rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon.