Pasific Pos.com
Papua Barat

Soal DPT, Capil Manokwari Hanya Input Data Perekaman

Manokwari, TP – Pemutakhiran daftar pemilih merupakan tahapan krusial dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah atau pilkada. Masalah data pemilih bahkan selalu menjadi persoalan klasik dan tak pernah kunjung selesai.

Menanggapi soal data antara warga yang telah melakukan perekaman e-KTP dengan warga yang telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Manokwari, Yosep Isir mengatakan, pihaknya hanya melakukan penginputan data dari hasil perekaman.

Sehingga, jika ada selisih data antara warga yang telah melakukan perekaman dengan DPT, Isir mengatakan tidak mengetahuinya. Sebab, pemilahan data menjadi DPT bukan dilakukan oleh Disdukcapil.

“Kami hanya menginput data, pusat yang menggolongkan siapa saja yang masuk dalam DPT. Sesuai ketentuan, 17 tahun keatas dan yang sudah menikah masuk dalam DPT Kabupaten,” jelas Isir kepada wartawan di Kantor Bupati Manokwari, Senin (12/2).

Dirinya juga mengatakan, tidak mengetahui adanya selisih yang cukup banyak antara data penduduk Manokwari dan penduduk sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Isir menjelaskan yang melakukan pemilahan secara otomatis DPT adalah pemerintah pusat. Sehingga, data warga Manokwari yang telah memenuhi syarat dan ketentuan sebagai DPT yang diserahkan ke KPU merupakan hasil pemilahan pemerintah pusat.

“Jumlah DPT Kabupaten Manokwari menurut saya masih dapat bertambah dengan pemutakhiran data yang dilakukan oleh KPU Kabupaten. Tentunya akan mengubah jumlah DPT yang sudah masuk sebagai data awal di KPU,” tandasnya. [SDR-R3]