Pasific Pos.com
Papua Selatan

SMPIT IBNU SINA Gelar Nobar Film G 30 S

MERAUKE,ARAFURA,-Menindak lanjuti edaran bupati tentang peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019 dimana masyarakat dihimbau untuk melaksanakan upacara bendera, mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September dan satu tiang penuh pada 1 Oktober serta menjaga ketentraman masyarakat maka keluarga besar SMPIT IBNU SINA selain mengibarkan Bendera Merah Putih juga menggelar acara nonton bareng (nobar) film G 30 S bersama dengan anggota Koramil dan Babinsa di sekolah tersebut Senin lalu. Sekolah-sekolah lain juga turut diundang dengan target peserta hingga 150 orang. Dalam sambutannya, Alif menyampaikan bahwa acara nobar tersebut untuk menumbuhkan kepada anak-anak bangsa khususnya para pelajar yang ada di ujung timur Indonesia tentang rasa nasionalisme dan idiologi Pancasila.

“Sebab benteng terakhir Indonesia ada di ujung timur dan kami berupaya menjaga nilai-nilai yang ada dan banyak mempelajari sejarah yang ada. Sebagai generasi sekarang kita dapat melihat sejarah itu melalui tayangan film yang hingga saat ini, insyaallah hampir mendekati kebenaran karena sudah dikaji oleh sejumlah sejarawan,”ujarnya. Ia berharap setelah menonton film maka para siswa dapat lebih bersemangat dan benar-benar memahami apa yang terjadi di masa silam terkait dengan tragedi kelam saat itu dan bagaimana menyikapinya.

Menurutnya, rasa nasionalisme di antara elemen bangsa tidak boleh berkurang dan nilai-nilai Pancasila harus selalu ditegakkan. Apalagi dengan semakin gencarnya teknologi canggih yang kerap dijadikan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan berita hoax yang dapat memecah belah persatuan. “Semoga upaya ini dapat menjadi sarana untuk membangkitkan semangat kebangsaan di kalangan anak-anak mengingat semangat untuk menonton film ini, di era milenial memang agak kurang. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana film ini sering diputar dalam skala besar di tingkat kelurahan. Tentunya jika tidak dilaksanakan rutin dikuatirkan dapat mengurangi kecintaan terhadap bangsa dan bisa saja ada nilai-nilai edukasi yang terlewatkan,”pungkas Alif.