Pasific Pos.com
Pendidikan & Kesehatan

SLBN Bagian B Kota Jayapura Kekurangan Guru

 

JAYAPURA, – Sesuai aturan di Sekolah Luar Biasa (SLB), kata Kepala SLBN Bagian B Jayapuara, Kamino, kalau setiap jenjang atau satu rombongan adalah satu guru.

“Tenaga pengajar sesuai dengan rombongan pelajar kami masih kurang,” kata Kamino di SLBN Bagian B Kota Jayapura, Jumat (9/3/18).

Pihak SLBN Bagian B Kota Jayapura sudah mengusulkan kekurangan guru ke Pemerintah Daerah (Pemda) setempat sesuai dengan kebutuhan.

Seharusnya untuk setiap jenjang seperti SD, SMP, dan SMA, satu rongangan belajar sebanyak delapan orang untuk satu guru.

Namun, setiap rombongan belajar sudah melebihi kapasitas karena satu rombongan belajar seperti SD satu kelas ada 11 orang anak, ada yang 12 anak, SMP 12 anak satu kelas untuk 7, 8, 9 dan 10. Untuk SMA kelas 10, 11, 12 ada 23 anak dalam satu ruangan

“Keterbatasan ruangan dan guru. Jumlah siswa ada 160 siswa tahun ajatan 2017/2018. Jumlah guru yang ASN ada 18 orang, guru homor 5. Jumlah kelas ada 15 rombongan belajar. Satu kelas ditangani satu guru,” kata Kamino.

Dalam pelaksaan proses belajar mengajar kata Kamino, ada kendala karena tingkat kesulitan peserta didik untuk pendekatan dan jenis kekhususan.

Seperti tuna rungu, tuna grahita seharusnya dipisahkan setiap ketunaan, tapi yang terjadi di SLBN Bagaian B Kota Jayapura saat ini digabung karena menyesuaikan keadaan guru dan ruangan.

“Pemberian pelajaran dan layanan berbeda karena materi tuna runggu dan grahita berbeda materinya, metode, pola pendekan dan kesabaran,” kata Kamino.