Pasific Pos.com
Papua Barat

Siwo Dorong PWI PB Segera Selenggarakan UKW

Manokwari, TP – Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Papua Barat, Hendro G. Sutopo mendesak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat agar segera melaksanakan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) bagi para jurnalis di Papua Barat.

Hendro mengungkapkan, pada tahun 2019 akan dilaksanakan pekan olahraga wartawan nasional (Porwanas) di Provinsi Papua, dan Siwo se Indonesia harus berpartisipasi di dalamnya dengan menurunkan wartawan dalam berbagai cabang olahraga yang perdilombakan.

Siwo Papua Barat, kata Hendro terancam tidak dapat menurunkan semua wartawan sebagai atlet dalam ajang Porwanas tersebut karena terbentur dengan persyaratan UKW.

“Porwanas 2019 rencananya di Papua dan persyaratan wartawan yang diturunkan ke Porwanas harus sudah mengikuti UKW,” kata Hendro kepada Tabura Pos usai mengikuti pertemuan Siwo se Indonesia dalam rangka HPN 2018 di Padang, Sumatera Barat.

Jumlah wartawan di Papua Barat yang telah mengikuti UKW, sebutnya baru sedikit, sehingga untuk memaksimalkan keikutsertaan Siwo Papua Barat dalam Porwanas di Papua, kepengerusan PWI Papua Barat harus segera menyelenggarakan UKW.

“Saya pikir PWI Papua Barat harus segera laksanakan UKW karena banyak wartawan kita yang belum ikut padahal memiliki banyak potensi,” jelas Hendro.

Berapa cabang yang akan diikuti dengan keterbatasan jumlah wartawan yang telah memenuhi syarat UKW, Hendro belum dapat memastikannya karena keputusan berapa banyak cabang olahraga (cabor) yang dilombakan dalam Porwanas 2019 baru akan diputuskan dalam Rapat Kerja (Raker) Siwo di Jogyakarta, Juli 2018 mendatang.

Ketua PWI Papua Barat, Bustam menyetujui, UKW segera dilaksanakan di Papua Barat. Sebab, disamping persyaratan dalam ajang Porwanas, UKW juga untuk meningkatkan kapasitas profesi sebagai wartawan.

“Itu harus karena banyak kegunaan, selain sebagai syarat agar memiliki kartu PWI dan syarat peserta Porwanas 2019, UKW juga untuk peningkatkan kapasitas wartawan dan ini akan PWI bicarakan dalam rapat kerja pertama biar program kerja PWI jelas,” tandasnya. [SDR-R3]