Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Situasi Keamanan Berangsur Pulih, Kapolda: Saya Harap Pengungsi Kembali ke Wamena

SENTANI – Para pengungsi korban kerusuhan Wamena yang kini mengungsi disejumlah tempat di Jayapura diharapkan dapat kembali ke Wamena untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Harapan itu disampaikan Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw saat kunjungan sekaligus penyerahan bantuan kepada 110 pengungsi yang berada di Rindam XVII/Cendrawasih, Kamis (3/10) siang.

“Kami berharap supaya para pengungsi, terutama kaum bapak untuk bisa kembali ke Wamena guna melanjutkan aktivitas dan usaha sebagai mata pencaharian sehari-hari,” ajak Waterpauw.

Dikatakan, banyak pengungsi yang merasa trauma dan enggan kembali ke Wamena. Beragam kekerasan dan penganiyaan hingga pembunuhan yang terjadi disana membuat ketakutan yang berlebihan dan ini membutuhkan proses trauma healing guna menghilangkan trauma yang kini dialami.

Dirinya menegaskan, sampai dengan saat ini, upaya penegakan hukum bagi para pihak baik, oknum atau kelompok yang diduga sebagai pelaku kerusuhan di Wamena terus dilakukan. Sebab, siapapun dia jika terbukti bersalah, hendaknya mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolda dalam kunjungannya itu, berupaya menggali, apa keinginan dari para pengungsi yang bisa dilakukan oleh pihak kepolisian. Rata-rata diantara pengungsi menghendaki agar para pelaku dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman.

Selain itu, pengungsi juga minta agar kondisi keamanan di Wamena pasca kerusuhan harus benar-benar kondusif. Dengan demikian, aktivitas masyarakat, pemerintah, TNI/Polri di Wamena bisa berjalan sebagaimana biasanya.

“Kami jamin bahwa keamanan di Wamena kondusif. Kami juga telah menambah jumlah pasukan di Wamena, sehingga warga yang berniat untuk mengungsi ke Jayapura agar tidak mengungsi. Begitu juga yang telah mengungsi ke Jayapura supaya kembali lagi ke Wamena,” saran Kapolda.