Pasific Pos.com
Headline Pendidikan & Kesehatan

Siswa di Mimika Antusias Beternak Ayam

Siswa SMK Negeri 2 Mimika praktek beternak ayam petelur di laboratorium yang dibangun PLN UIP Papua. (Foto : Istimewa)

Di Laboratorium Unggas yang Dibangun PLN UIP Papua

Mimika – Meski sebagian besar metode pelajaran dilakukan secara daring di tengah pandemi, beberapa siswa SMKN 2 Mimika tetap menjalani praktikum dengan hadir langsung ke sekolah.

Di laboratorium unggas yang dibangun berkat bantuan CSR PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua, mereka tampak disibukkan oleh jumlah telur ayam yang setiap harinya semakin meningkat.

“Bulan Februari kemarin kita taruh 300 ekor ayam petelur. Mulai bertelur pada bulan itu juga, dan sekarang sudah bisa menghasilkan telur sekitar 7 hingga 8 rak per hari,” jelas Slamet Dwiyono, Kepala SMKN 2 Mimika, Sabtu (20/3/2021).

Kegiatan praktikum budidaya ayam petelur ini bermaksud memperkenalkan dunia usaha kepada siswa program keahlian Agribisnis Ternak Unggas. Siswa berpartisipasi langsung dalam keseluruhan proses peternakan mulai dari pemberian pakan, minum, vitamin, hingga panen telur.

“Siswa sangat antusias dan banyak yang mau berlama-lama di lab untuk merawat ayam tersebut. Tetapi kita batasi waktunya, agar kesehatan ayam tidak terganggu,” ungkap Slamet.

Selain itu, para siswa dan guru SMKN 2 Mimika juga terlibat dalam memasarkan telur yang dihasilkan laboratorium unggas tersebut.

“Kami jual telur lab kami di lingkup sekolah, tetangga sekitar serta ke sekolah lain. Bahkan, ada teman dari Kabupaten Puncak Jaya juga pesan telur dari SMKN 2 Mimika,” lanjut dia.

Sebelumnya, tim CSR PLN Peduli PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua memberikan bantuan berupa pembangunan Laboratorium Unggas bagi siswa SMKN 2 Mimika pada tahun 2020 dengan nilai bantuan sebesar Rp75 juta.

Harapannya, selain memiliki soft skill, siswa juga memperoleh kompetensi hard skill usai lulus dari sekolah.

“Kami sangat bersyukur laboratorium tersebut mulai memberikan dampak positif bagi siswa dan sekolah. Utamanya yakni mampu bermanfaat bagi pengembangan kompetensi siswa agar memliki pengetahuan dan pengalaman dalam beternak unggas. Di sisi lain, sekolah juga mendapatkan pemasukan secara konsisten setiap harinya dari penjualan telur-telur tersebut,” ungkap Reisal Rimtahi Hasoloan, General Manager PLN UIP Papua. (**)