Pasific Pos.com
Headline Info Papua

SIPD Belum Sempurna, Papua Kembali ke SIMDA

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal

JAYAPURA – Upaya Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) berlakukan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) tahun 2021 belum dapat terealisasi, sebab sistem ini masih bermasalah.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Papua mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk kembali memakai sistem lama, yakni Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA).

“Sistem SIPD ini bermasalah berakibatnya kita juga terlambat dalam penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun Anggaran 2021,” kata Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal kepada pers di ruang kerjanya, Kamis, 11 Februari 2021.

Menurut Wagub, SIPD Sistem ini mengatur mengatur beberapa hal Informasi yakni informasi Pembangunan daerah (e-planning), Informasi Keuangan Daerah (e- budgeting) dan informasi pemerintah daerah lainnya seperti e-LPPD, e-EPPD, e-perda dll. Yang disayangkan, sistem ini masih bermasalah, sehingga kita harus kembali ke system lama (SIMDA-RED).

“Papua satu-satunya provinsi yang mengikuti sistim ini, sampai kita kirim orang ke Jogyakarta bertemu tim IT tetap belum bisa, Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta saja angkat tangan, Papua hebat karena kita nyaris menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan program ini,” bebernya.

Wagub menuturkan, secara Nasional sistem SIPD hanya Provinsi Papua yang ikut. Dimana, APBD Papua dibawah ke Mendagri untuk konsultasi dengan sistem yang baru, tapi ternyata negara belum siap dengan sistem SIPD, sehingga kita kembali ke sistem yang lama. “bukan kita yang tidak siap, tetapi Negara belum bisa dengan sistem ini,”katanya.

Dikutip dari website https://www.kemendagri.go.id, SIPD merupakan sistem informasi yang memuat sistem perencanaan pembangunan daerah dan sistem keuangan daerah, serta sistem pemerintahan daerah yang lain, termasuk sistem pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah.

Dengan dikeluarkannya Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 ini secara otomatis mencabut Permendagri Nomor 98 Tahun 2018 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah.

Artikel Terkait

Pengelolaan Keuangan Papua Meningkat Signifikan

Bams

Pemprov Papua Operasi Pasar Sepekan Jelang Lebaran

Afrans

Pemprov Papua Diminta Tinjau Kembali Penempatan Para Kepala OPD

Tiara

Sekda Papua Kumpulkan para Asisten dan Kepala OPD

Bams

Pemprov Diminta Harus Lebih Serius Kelola Aset Daerah Yang Bisa Datangkan PAD

Tiara

Bimtek BKD Bahas Penyusunan Evaluasi Jabatan PNS

Bams

Kemenkeu Dorong Pemprov Papua Alokasikan Dana Abadi Pendidikan

Bams

59 Orang Pejabat Fungsional Dilantik dan Dikukuhkan

Bams

Pemprov Papua Salurkan Bantuan ke Intan Jaya

Bams