Pasific Pos.com
Papua Selatan

Sharing Pola Pikir Kewirausahaan Lewat Seminar

MERAUKE,ARAFURA,-Yayasan Kitong Bisa menggelar seminar di Rumah Kopi D’Waroeng, Sabtu (7/7) yang diikuti peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut menghadirkan langsung CEO Yayasan Kitong Bisa, Billy Mambrasar, ST,MBA dan Founder & CEO Kitong Bisa Enterprice, Khoirun Nisa Sri Mumpuni sebagai pembicara. Dalam arahannya Billy menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan kali ini sebagai sarana untuk sharing, bagaimana membangun pola pikir yang kreatif dan pola pikir kewirausahaan untuk menciptakan kesempatan bagi diri sendiri. Namun bukan berarti harus menjadi pengusaha tetapi bagaimana kita bisa menciptakan kesempatan dan mengoptimalkan potensi diri masing-masing.

Jadi bagaimana kita memanfaatkan kreatifitas kita di zaman modern seperti sekarang melalui penggunaan teknologi digital. Ia menjelaskan, bagi yang sudah kuliah tentu akan memikirkan tentag dirinya yang akan bekerja di mana setelah lulus khususnya yang sudah duduk di semester akhir. Sedangkan bagi orang yang sudah bekerja dalam jangka waktu 1-3 tahun tentunya tengah mengakses dirinya terkait dengan pekerjaan yang dipilih, apakah sudah benar-benar tepat atau tidak dan apakah pekerjaan tersebut disukai atau tidak. Bahkan beberapa orang bisa saja didera rasa bosan terhadap pekerjaannya sehingga ingin pindah tempat kerja. Ada pula orang yang sudah bekerja dalam jangka waktu 3-6 tahun dan tengah berada pada masa dimana mereka merasa karirnya hanya stagnan sehingga merasa bimbang apakah memilih untuk pindah atau tidak. Namun jika tidak pindah dan bertahan di tempat kerja yang lama, akibatnya karir hanya jalan di tempat, tidak berkembang sama sekali.

Untuk pekerja di atas 6 tahun biasanya akan berpikir untuk dapat mengerjakan hal yang lain dan lebih menarik daripada hanya mengerjakan hal yang sama terus menerus. Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk yang masih kuliah dan yang sudah bekerja dalam waktu 1-3 tahun akan lebih fokus mencari tumpuan dengan perolehan gaji yang memadai dan bisa membeli semua kebutuhan hidup. Untuk orang yang sudah bekerja di atas 3 tahun memang sudah mendapatkan gaji dan mampu memenuhi kebutuhan.

Namun akan selalu berpikir tentang karirnya yang diharapkan akan meningkat dibarengi dengan gaji yang terus naik dan lain sebagainya. Jadi orang-orang di tahap ini benar-benar berupaya untuk meraih jenjang karir yang nyaman bagi diri mereka. Selanjutnya mereka akan tiba di suatu masa di mana akan sangat membutuhkan kehadiran sebuah keluarga. Namun setelah semua tercapai tidak jarang ada yang dirasa masih kurang sehingga berkeinginan untuk melakukan sesuatu yang lebih lagi.