Pasific Pos.com
Papua Barat

SELEKSI KETAT DAN TAHAP ELIMINASI DILALUI POLISI CILIK DAN SAKA BHAYANGKARA, SERTA KESAN ORANGTUA

Manokwari, TP – Dampak positif dari kegiatan Polisi Cilik (Pocil) sangat dirasakan oleh orangtua polisi cilik. Hal ini dikatakan oleh Erik Paiki, ST wakil dari orangtua pocil yang ditemui di sela – sela makan siang usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke – 72 di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat, Rabu (11/7).

Erik mengungkapkan, dalam perekrutan pada bulan Januari hingga akhir Mei 2018 terdapat 200-an anak yang mendaftar dan melalui tahap eliminasi hingga pada akhirnya mengerucut menjadi 56 siswa terseleksi sebagai polisi cilik dari 53 orangtua, dimana dari angka tersebut didalamnya ada anak kembar dan kakak beradik yakni 33 siswa laki – laki dan 23 siswi perempuan, sasaran utama yakni siswa berprestasi dari kelas 3, 4 dan 5.     

Anak – anak semakin disiplin dalam kehidupan sehari – hari; mengingatkan orangtua untuk memakai helm, mengawasi orangtua dan sanak saudaranya di rumah untuk menyebrang di zebra cross, mematuhi tata tertib lalu lintas, “anak yang biasanya telat bangun pagi sekarang bangun lebih awal, bahkan membangunkan kami orangtua” kami sangat bahagia melihat perubahan kharakter anak dari contoh sederhana ini, pungkas Erik.

Rikard Dito siswa kelas IV A Sekolah Dasar (SD) Negeri 01 Manokwari yang juga merupakan putra dari Erik meluapkan kegembiraannya bersama teman – temannya usai upacara, “kami sangat beruntung bisa terpilih menjadi Polisi Cilik yang mewakili ribuan siswa/i dari berbagai sekolah di Manokwari” ucap Dito. Ia mengatakan bahwa mereka ditempa dengan kedisiplinan yang tinggi ala militer. 

Sementra itu ditemui di ruangan yang sama, kakak – kakak pendamping dari Satuan Karya (Saka) Bhayangkara Praja Muda karana (Pramuka) menambahkan bahwa mereka sangat gembira bisa dijadikan pendamping pocil pada upacara ini, “kami juga menempuh tahap seleksi untuk melatih polisi cilik ini” ungkap Yardi alumnus SMK 2/STM yang ditemani oleh: Marselius alumnus SMA YBT, Renaldi dan Huzaima alumnus/a dari SMA 1, Yuni, Nur Cery dan Ika dari SMK 1 Manokwari. [CR – 48]