Pasific Pos.com
Papua Selatan

Selama 43 Tahun, BPJS Ketenagakerjaan Terus Berinovasi

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Merauke, Alamsyah Ali (foto:iis)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Merauke, Alamsyah Ali mengemukakan bahwa selama 43 tahun BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan perubahan-perubahan khususnya dalam memberikan pelayanan kepada peserta BP Jamsostek. Pihaknya juga menggandeng mitra kerja yang disebut dengan Penggerak Jaminan Sosial (Perisai) dan sudah cukup lama berdiri. Di sejumlah tempat Perisai sudah berdiri dan tetap eksis sebagai mitra BPJS Ketenagakerjaan. Para mitra ini akan tetap diberikan hak-haknya selama menjalin kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan, baik berupa vie maupun imbalan dalam bentuk liburan.

“Namun imbalan yang diberikan tetap disesuaikan dengan prestasi dari mitra yang bersangkutan. Kemitraan ini terbuka bagi semua kalangan termasuk kalangan media dapat bergabung menjadi mitra Perisai,”jelasnya pada acara dinner bersama media di Café and Resto The Rooftop belum lama ini. Terkait dengan pelayanan yang diberikan selama masa pandemi, pihaknya telah meluncurkan fasilitas yang disebut Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik). Fasilitas ini menjadi inovasi terbaru dari BPJS Ketenagakerjaan demi memudahkan pelayanan dan mencegah penyebaran Covid 19. Ia menjelaskan, jJumlah peserta hingga saat ini sudah mencapai angka 22.000 peserta yang meliputi Kabupaten Merauke, Boven Digoel dan Mappi.

Pihaknya merasa masih memiliki banyak tugas dan PR terkait kepesertaan ini di tahun depan. Diharapkan BPJS Ketenagakerjaan dapat menambah jumlah peserta sehingga pekerja dan keluarga juga dapat terlindungi. Jika terjadi sesuatu setidaknya dapat meringankan beban hidup dari keluarga yang ditinggalkan. Adapun alasan penggunaan nama BP Jamsostek karena pihaknya tidak ingin menghilangkan kata Jamsostek di lingkup BPJS Ketenagakerjaan. Sebab berdasarkan pengamatan, ketika pihaknya bertemu dengan pekerja maupun calon peserta, masih banyak yang merasa bingung antara BPJS Ketenagakerjaan dan Jamsostek. “Nampaknya masyarakat masih sangat rindu dengan Jamsostek yang dulu sehingga kami masih menggunakan nama BP Jamsostek sehingga masyarakat tidak bingung,”ujarnya.

Artikel Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Dan Media Jalin Sinergitas

Arafura News

Kurangi Kontak Fisik Dengan Lapak Asik Online

Arafura News

Bantuan Subsidi Upah Hanya Bagi Peserta Aktif

Arafura News

Belum Punya NIK Masih Jadi Kendala

Arafura News

Ribuan Peserta BP Jamsostek Papua Terkena Dampak Corona

Zulkifli

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan PP 82 Tahun 2019

Arafura News

BPJamsostek Serahkan Santunan JKM kepada Ahli Waris Tenaga Kontrak RSUD Yowari

Zulkifli

Lindungi Atlet Papua, KONI dan BPJS Sepakati Jaminan Keselamatan Kerja

Bams