Pasific Pos.com
Papua Tengah

Sekolah Pinggiran Juga Ingin Pengembangan Diri Kenal Komputer

NABIRE – Ketika Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengakui adanya matapelajaran Muatan Lokal (mulok) masuk sebagai satu bidang studi ektrakurikuler, maka kini sudah saatnya SMP yang berada di pinggiran juga diberikan kesempatan pengembangan diri dengan belajar mengenal dan menggunakan komputer.

Sebab dunia komputer sudah berada pada dunia teknologi yang selalu menuntut generasi muda memiliki ketampilan kerja yang akan mengantarnya kepada dunia kerja, sehingga para murid di SMP Negeri 2 yang berada di Kampung Kwatisore juga ingin belajar komputer.

Dikatakan Kepala SMP N 2 Yaur Arlius Sabami, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Kamis (1/3), di seputar Kantor Dinas Pendidikan seraya menambahkan, kebutuhan komputer bagi murid SMP N 2 Yaur bukan saja untuk adminitrasi dan persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer(UNBK), tetapi juga bagi murid belajar mengenal dan menggunakan komputer.

Karena melalui kegiatan pengembangan diri sebagai kegiatan ekstrakurikuler, anak didik yang berada di SMP atau sekolah pinggiran juga tidak kalah bersaing dengan anak-anak sekolah yang berada di kota, sebab lewat pengembangan diri akan terlihat ketrampilan anak sekolah harapan bangsa.

Untuk itu, selaku Kepala SMPN 2 Yaur meminta adanya perhatian langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar dalam pelajaran ekstra kurikuler anak tidak hanya dibawa pada pengembangan diri bahan lokal setempat, akan tetapi juga perangkat lain yang bisa menjadi bekal pengetahuan anak di masa yang akan datang. (des)