Pasific Pos.com
Info Papua

Sekda Papua Minta ASN Bijak Gunakan Media Sosial

Jayapura,- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Hery Dosinaen kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk tidak berpolitik praktis dalam pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2018.

Menurutnya, peraturan mengenai pegawai negeri tidak boleh berpolitik praktis dan itu sesuai dengan Surat Menpan-RB Nomor B/71/M, SM, 00,00/2017 tanggal 27 Desember 2017 tentang pelaksanaan netralitas ASN.

“ASN dilarang berfoto bersama dengan bakal calon kepala daerah, mengomentari dan sejenisnya atau menyebarluaskan visi misi bakal calon kepala daerah melalui media online maupun sosial,” tegas Sekda.

Dia menjelaskan, tidak ada yang melarang ASN menggunakan sosial Facebook, Twiter, Instagram dan lain sebagainya, namun, diharapkan gunakannya media sosial itu dengan pintar. Dan tentunya tetap fokus pada pekerjaannnya di kantor.

“ASN harus menjaga netralitas selama tahun politik yakni tahun digelarnya pilkada, pemilu legislatif maupun pemilihan presiden,” ujarnya.

Dia menambahkan pelanggaran netralitas ASN akan diberi sanksi administratif dan atau hukuman disiplin mulai dari penundaan kenaikan gaji berkala sampai pemberhentian dengan tidak hormat atau atas kemauan sendiri.

“Hal ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 5/2014 tentang ASN, UU Nomor 10/2016 tentang pemilihan gubernur, bupati serta walikota, PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin ASN, PP Nomor 42/2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik ASN,” ujarnya lagi.

Lanjut Herry, selain Pimilihan Gubernur dan Wakil Gubernur ada juga pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di 7 Kabupaten di Provinsi Papua pada pilkada serentak tahun 2018 ini.

“Tentu kami harapkan semua proses tahapan pilkada di Papua ini hingga pada penetapan calon nanti semua berjalan baik dan tidak ada konflik yang mengorbankan masyarakat, kami inginkan Pilkada damai aman dan tertip,” tambah Sekda.