Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Sebanyak 442 OKB Terjaring Saat Sweeping Masker Hari Pertama

442 OKB Terjaring
Nampak masyarakat yang tidak mengenakan masker saat membersihkan lingkungan dan juga menggunakan rompi yang bertuliskan Orang Kepala Batu yang disingkat OKB.

Jayapura, – Sebanyak 442 orang terjaring saat sweeping masker hari pertama di kota Jayapura dan sekitarnya.

Sweeping ini akan dilaksanakan selama 4 hari dan dimulai sejak pagi hari pukul 10.00 WIT. Demikian dikatakan wakil walikota yang juga sebagai ketua gugus tugas Covid-19 kota Jayapura, H. Rustan Saru , Selasa (23/6) .

Dikatakannya lebih lanjut, sweeping ini berlangsung serentak di lima titik di wilayah distrik, Jayapura Utara, Jayapura Selatan, distrik Abepura, distrik Heram dan distrik Muara Tami.

“Sweeping ini dimaksudkan untuk menanamkan kesadaran masyarakat menggunakan masker dna menjaga protokoler kesehatan dalam menuju New Normal,” ujar Rustan Saru.

Dalam sweeping ini masyarakat yang tidak mengenakan masker akan diminta membersihkan lingkungan dan juga menggunakan rompi yang bertuliskan Orang Kepala Batu yang disingkat OKB.

“Diharapkan dengan sweeping masker dan sanksi yang diberikan ini bisa memberikan efek jera kepada warga kota Jayapura dalam menekan angka penyebaran dan penderita Covid 19 di kota Jayapura,” ujarnya

Sweeping masker berdasarkan Peraturan Walikota Jayapura no 19 TAHUN 2020 Tentang Penggunaan masker, yang telah disosialisasikan oleh pemerintah Kota Jayapura.

Sebelum pelaksanaan sweeping, lebih dahulu digelar apel akbar sweeping masker dan alat protokol kesehatan, yang berlangsung di lapangan apel kantor walikota Jayapura.

Apel berlangsung pukul 7.30 wit, dihadiri forkopimda kota Jayapura, unsur TNI, Polri satpol PP, satrol Lantamal X jayapura, POMdam, POMAL, dan Ormas dan ASN di lingkungan pemerintah Kota Jayapura.

Walikota jayapura Dr Benhur Tomi Mano MM saat berikan arahan mengatakan apel sweeping masker dilakukan untuk menertibkan warga masyarakat kota Jayapura yang belum disiplin dalam menggunakan masker dimasa pandemic corana virus di kota Jayapura.

Artikel Terkait

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams

Kadinkes : Pasien Covid Tanpa Gejala Dapat Isolasi Mandiri di Rumah

Fani

DPPAD Papua lakukan Rapid Test COVID-19 bagi ASN

Bams

Rapid Test Atlet Peparnas Papua Negatif

Bams