Pasific Pos.com
Headline

SEA Games Honai, Kenius Kogoya: Atlet Papua Dituntut Buktikan bukan Jago Kandang

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Papua, Kenius Kogoya

JAYAPURA – Sejumlah atlet Papua memperkuat Indonesia pada SEA Games Hanoi 2022 mendapat apresiasi dari Komite Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua.

Sebanyak 35 atlet terbaik Papua di berbagai cabang olahraga yang berjaya pada PON XX 2021 lalu, akan berusaha mengharumkan tim Merah Putih pada event perhelatan dua tahunan tersebut di Hanoi, Vietnam, 12–23 Mei 2022.

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Papua Kenius Kogoya di Jayapura, Selasa (10/5/2022) mengaku bangga dan mengapresiasi sekaligus memberikan semangat kepada Stevani Maysche Ibo dan rekan-rekannya untuk bisa meraih prestasi terbaik pada Sea Games Honai, Vietnam.

“Ini event internasional saya harapkan atlet Papua bisa tampil optimal, kita harapkan mereka bisa berprestasi dan tidak hanya jago kandang. Tetapi di event SEA Games mereka bisa buktikan menjadi yang terbaik,” ujar Kenius.

Kenius menjelaskan, kurang lebih ada 35 atlet Papua yang direkrut ke SEA Games Vietnam. Keikutsertaan atlet Papua saat ini di SEA Games juga terbanyak dibanding sebelumnya, meski yang banyak itu di cabang olahraga permainan atau beregu.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa pengiriman kontingen ke SEA Games kali ini berbeda dengan pengiriman ke SEA Games Ke-30 tahun 2019 di Filipina.

Menpora menyebut bahwa kontingen Indonesia yang dikirimkan ke SEA Games Ke-31 berdasarkan rekomendasi dari tim review.

Adapun kontingen berjumlah 776 orang, terdiri dari 499 orang atlet, ofisial sebanyak 214 orang, dan pendamping 63 orang.

Mereka akan mengikuti 318 nomor pertandingan dari 32 cabang olahraga dan kontingen ini akan dipimpin oleh Chef de Mission (CdM) Ferry Kono (Sekretaris Jenderal KOI) serta Wakil CdM Ade Lukman (Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia).

“Jauh berkurang bila dibandingkan dengan kontingen Indonesia yang dikirim ke SEA Games Ke-30 di Filipina tahun 2019 yang lalu yaitu 1304 orang, terdiri dari atlet 841 orang, ofisial 300 orang, pendamping 163 orang. Walaupun jumlahnya berkurang tetapi diharapkan tetap dapat menjadi tolok ukur pembinaan prestasi olahraga nasional,” tandasnya.

Artikel Terkait

Yermias Bisai Pimpin PASI Papua Periode 2021-2025

Bams

Musprov KONI Papua Digelar 19-20 Mei 2022

Bams

Rakerprov, Ajang Evaluasi dan Persiapan Menuju PON Aceh-Sumut

Bams

PCI Papua Pekenalkan Cricket ke Sekolah

Bams

KONI Papua Gelar Raker 1 April, Bahas Sejumlah Agenda Penting

Bams

Akhirnya, Bonus Atlet PON Papua dari Freeport Cair Rp 4, 9 Miliar

Bams

Gubernur Enembe dan Sekum KONI Kenius Kogoya Diberi Penghargaan Inisiator Olahraga Indonesia 2022

Bams

Lampaui Target Medali Emas, Sekum KONI Papua Ungkap Rahasianya

Bams

Peralatan Penunjang Cabor Biliar Sudah Siap

Bams