Pasific Pos.com
Papua Tengah

SD Inpres Kalibobo Berada di Ruas Jalan Padat Kendaraan, Butuh Pagar

NABIRE – Telah kita ketahui bersama bahwa hingga kini Jembatan Kali Nabire atas yang berada di Kelurahan BumiWonorejo belum juga selesai dibangun, sehingga semua kendaraan diarahkan pada satu jalur dan membuat ruas jalan dari gedung DPRD hingga Pasar Kalibobo terus pada kendaraan di pagi, siang dan sore hari.

Dari padat kendaraan tersebut membuat pihak Sekolah Dasar (SD) Inpres Kalibobo terus memberikan pengawasan yang sangat ketat di jam-jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi semua murid, sebab hingga kini tidak ada pagar depan sekolah dan membuat murid kerap masuk keluar dan membutuhkan pengawasan serius dari dewan guru.

Demikian dikatakan Kepala SD Inpres Kalibobo Musa Rabono Arijoko, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (12/2), di ruang kerjanya seraya menambahkan, pagar menjadi penting di sekolah ini, namun yang kami pentingkan adalah kegiatan belajar mengajar, sementara yang lain akan diupayakan secara perlahan dan bertahap dibenahi.

Dan hingga kini SD Inpres Kalibobo memiliki jumlah murid sebanyak 506 orang, yang tentunya ruangan rombongan belajar (Rombel) sangat kurang, karena dari kekuarangan Rombel itu kini terpaksa para murid dipadatkan pada kelas-kelas tertentu.

“Sehingga kedepan SD Inpres Kalibobo membutuhkan tambahan dua Rombel dan satu ruangan perpustakaan, sebab kami punya jumlah buku yang banyak akan tetapi tidak ada ruangan perpustakaan yang sangat memadai dengan demikian kami sangat membutuhkan adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah,” harapnya.

Untuk itu, segala cara telah ditempuh oleh pihak sekolah untuk membangun pagar dan kini pihak orang tua telah membangun pagar disamping barat, sementara di bagian belakang dipagari dengan menggunakan atap daun senk, sehingga dengan harapan pemerintah akan berikan bantuan biaya pembangunan pagar lanjutan dari apa yang telah dibuat pihak komite sekolah. (des)