Pasific Pos.com
Papua Barat

Satu-satunya di Papua Barat, WCC Sisar Matiti Harus Berikan Kontribusi Nyata

Manokwari, TP – Gedung Women Child Center (WCC) Sisar Matiti di Kabupaten Teluk Bintuni menjadi gedung termegah dan satu-satunya gedung representasi bagi perlindungan perempuan dan anak di Provinsi Papua Barat.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan saat meresmikan gedung WCC Sisar Matiti Teluk Bintuni mengatakan, pemerintah daerah wajib melaksanakan urusan perlindungan perempuan dan anak diantaranya, peningkatan kualitas hidup perempuan, perlindungan perempuan, kualitas keluarga, sistem data center pemenuhan hak dan dan perlindungan khusus bagi anak.

Dikemukakan Gubernur, perlindungan perempuan dan anak saat ini masih di perhadapkan dengan beberapa permasalahan pelik yakni, rendahnya kualitas hidup dan peran perempuan serta masih adanya kesenjangan gendre dalam hal aksebilitas, manfaat kontrol dan partisipasi pembangunan terutama dalam bidang politik dan ekonomi.

Kemudian masih tingginya angka tindak kekerasaan dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak, belum efektifnya kelembagaan pelayanan dan jaringan gendre serta belum adanya pemenuhan hak-hak anak.

“WCC yang sebagai icon daerah Teluk Bintuni yang menjadi satu-satunya gedung pusat pembinaan dan kegiatan pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak di Provinsi Papua Barat. Hal ini sangat luar biasa, karena pak bupati dan jajarannya menghadirkan gedung representasi bagi perempuan dan anak-anak kita di Papua Barat terutama di Teluk Bintuni,” kata Gubernur saat peresmian gedung WCC Teluk Bintuni, Minggu (21/7).

Menurut Mandacan, gedung WCC dibangun untuk menjawab berbagai isu dan kepentingan perlindungan perempuan dan anak. Nantinya, di sekretariat pusat pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak dalam rangka meminimalisir berbagai kasus kekerasaan terhadap perlindungan perempuan dan anak di Papua Barat akan ditempatkan petugasnya.

Mandacan berharap, gedung WCC dapat memberikan kontribusi nyata bagi publik di Teluk Bintuni khususnya, dan Provinsi Papua Barat pada umumnya. Ia juga berharap, gedung dijaga dan dirawat pemerintah dan masyarakat.

Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw menyampaikan selamat datang kepada Gubernur Papua Barat di gedung WCC, gedung yang akan dijadikan sebagai pusat pelaporan kekerasaan terhadap perempuan dan anak, kemudian menjadi pusat pengembangan perempuan dan anak di Teluk Bintuni, dan persoalan perempuan dan anak di Teluk Bintuni akan menjadi persoalan prioritas bagi pemda Teluk Bintuni.

Kasihiw menjelaskan, gedung WCC Sisar Matiti artinya adanya Air Kabur. Yang diperuntukan bagi semua pihak yang berkaitan dengan pengembangan dan perberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak, tandas Kasihiw.

Informasi yang dihimpun, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Jane Fimbay melaporkan bawah, gedung WCC di bangun selama 5 tahun, sejak tahun 2014-2019 dengan luas lahan 1.339 meter persegi dan luas bangunan 2.249 meter persegi.

Gedung WCC ini dilengkapi dengan basemen sebagai tempat parkiran, pos jaga dan di lantai dua terdapat ruang pertemuan, ruang pelatihan serta ruang forum anak dan perempuan dan lantai P2TP2A, tandas Fimbay. [FSM-R3]