Sambangi Merauke, NU Care LAZISNU Berbagi Kasih Di Ujung Timur Indonesia

MERAUKE-Direktur Eksekutif NU Care LAZISNU PBNU, Riri Khariroh mengemukakan bahwa tujuan kedatangan pihaknya ke Kabupaten Merauke Papua Selatan adalah untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini yang menjadi sasaran adalah kaum dhuafa dan guru ngaji.

NU Care LAZISNU adalah lembaga nirlaba filantropi resmi milik Nahdlatul Ulama (NU) yang fokus mengelola dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Bertujuan membantu kesejahteraan dan kemandirian umat melalui prinsip profesional, transparan dan akuntabel.

Adapun lima program utama atau pilar NU Care LAZISNU yaitu NU Care Cerdas (pendidikan), NU Care Berdaya (ekonomi), NU Care Sehat (kesehatan), NU Care Damai (sosial keagamaan/kemanusiaan) dan NU Care Hijau (lingkungan). Program ini didesain untuk pemberdayaan umat dan pemerataan kesejahteraan.

:NU Care Cerdas (Pendidikan): Program untuk meningkatkan kualitas SDM melalui beasiswa, santunan pendidikan (yatim/piatu/dhuafa), dan pelatihan.NU Care Berdaya (Ekonomi): Program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha bergulir UMKM, pelatihan keterampilan, dan pendampingan usaha.NU Care Sehat (Kesehatan).

Pelayanan kesehatan berupa santunan pengobatan, ambulans gratis, dan klinik sehat.NU Care Damai (Sosial Keagamaan): Pelayanan sosial, kebencanaan, dan santunan kepada dhuafa, serta bantuan pembangunan sarana keagamaan.

NU Care Hijau (Lingkungan dan Energi): Program pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah, serta pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas. Pilar-pilar ini dirancang untuk berfokus pada pengentasan kemiskinan ekstrim dan memperkuat pelayanan sosial-keagamaan.

Ia mengemukakan, Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah merupakan mitra NU Care-LAZISNU dan sudah sering membantu kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Beliau sudah cukup lama menjadi mitra kami dan senantiasa berkoordinasi dan berkomunikasi agar LAZISNU bisa berkembang di Kabupaten Merauke, ” ujarnya kepada wartawan saat menghadiri tasyakuran dan doa bersama di kediaman Fauzun Nihayah, Selasa (6/5).

Santunan yang diberikan total sebesar 75 juta Rupiah yang juga diperuntukkan untuk organisasi PW NU, PW Fatayat dan PC Fatayat. Hal ini diharapkan menjadi cikal bakal pintu awal perkembangan LAZISNU di Kabupaten Merauke dimana program-programnya akan lebih dimaksimalkan. “Beberapa program telah kita bahas dengan Ibu Fauzun Nihayah dan akan ditindak lanjuti, yaitu isu kesehatan, beasiswa dan ekonomi umat, ” ujarnya.

Beasiswa akan menyasar anak-anak yang membutuhkan dana pendidikan di Kabupaten Merauke sedangkan untuk segi kesehatan pihaknya akan membantu penanganan stunting di daerah ini. Khusus untuk ekonomi umat lebih kepada pemberdayaan UMKM dimana perhatian betul-betul diberikan untuk membantu kelancaran usaha para pelaku UMKM di Kabupaten Merauke. Bisa berupa modal usaha, bantuan peralatan, pelatihan dan lain sebagainya. (iis)

Related posts

Kontribusi NUSALEA Dalam Pembangunan Daerah Didukung Penuh Pemerintah 

Bams

Di Waris Praka Petrus Tewas Ditembak

Fani

Kapolres Apresiasi Pelayanan Kesehatan Polres Merauke

Bams

Dandim 1702/Jayawijaya Pimpin Upacara Peresmian Koramil 1702-05/Benawa

Fani

Pastikan Menu MBG Layak, Wabup Fauzun Bakal Lakukan Sidak

Bams

Kepedulian Pemda Meraukedan TNI Polri Kepada Masyarakat Terdampak Banjir Rob

Fani

Leave a Comment