Pasific Pos.com
Papua Barat

Rugikan Pemerintah Daerah, Idjie Minta Kendaraan Plat Luar Segera Ditertibkan

Manokwari, TP – Jumlah kendaraan bermotor berplat luar daerah terus bertambah dan dibiarkan bebas berkeliaran di Provinsi Papua Barat, khususnya di wilayah Sorong dan Manokwari.

Atas kondisi ini, anggota DPR-RI asal Papua Barat, Jimmy Demianus Idjie meminta Pemprov Papua Barat dan kabupaten-kota bersama instansi terkait segera mengambil langkah penertiban.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, penertiban bisa dilakukan dengan cara membuat regulasi berupa peraturan daerah (perda), karena keberadaan kendaraan bermotor berplat luar daerah, sangat merugikan pemerintah daerah.

Lanjut dia, kendaraan bermotor berplat luar yang beroperasi di Papua Barat mencari keuntungan dengan menggunakan fasilitas infrastruktur jalan yang dibangun pemerintah provinsi, kabupaten, kota, sedangkan pajaknya dibayar pemilik kendaraan di daerah asal kendaraan dibeli, karena belum balik nama kendaraan.

“Ini potensi yang harus dikelola pemerintah daerah sebagai pendapatan asli daerah. Saya berharap pemerintah provinsi dan kabupaten bisa peka melihat potensi tersebut,” kata Idjie kepada Tabura Pos di Sorong, belum lama ini.

Jika ada penetapan oleh pemda, Idjie merasa optimis pajak daerah pasti mengalami peningkatan, karena ada pengelolaan yang baik terhadap jumlah kendaraan plat luar yang beroperasi di Papua Barat, seperti angkutan Sorong-Maybrat, Sorong-Sorong Selatan, Manokwari-Teluk Bintuni, termasuk kendaraan pribadi.

“Jangan dilupakan potensi besar ini. Kita bisa hitung jumlah kendaraan plat luar ada berapa, lalu berapa kita dirugikan selama ini. Pemda wajib segera mewajibkan kendaraan berplat luar daerah balik nama supaya pajaknya masuk ke daerah,” tukas Idjie.

Sementara untuk menekan angka kecelakaan khususnya di jalan Trans Papua Barat, mantan Ketua DPR Papua Barat ini berharap instansi terkait melakukan penindakan terhadap sopir yang ugal-ugalan saat mengemudikan kendaraannya. [K&K-R1]