Pasific Pos.com
Papua Tengah

Ruangan Terbatas, Dewan Guru dan Kepsek Jadi 1 Ruangan Kantor

NABIRE – Akibat tak cukup ruangan bagi dewan guru dan ruangan kantor bagi kepala Sekolah Dasar (SD) Inpres Malompo dapat disatukan dalam satu ruangan, dimana dari ruangan kelas yang ada, akhirnya disekat dengan ukuran 2 meter kali 4 meter untuk ruangan kepala sekolah bersama operator Dapodik sekolah, sementara sebelahnya dijadikan ruangan dewan guru. Untuk itu, Kepala SD Inpres Malompo Petrus Rappang, S.Pd, yang ditemui Papuapos Nabire, Sabtu (10/2), di ruang kerjanya membenarkan adanya kekurangan ruangan kelas di sekolah yang dipimpinannya, sehingga dirinya meminta perhatian dan dukungan dari pihak pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire.

Dimana, hingga saat ini SD Inpres Malompo hanya memiliki 16 Ruangan Kelas Belajar (RKB), sesungguhnya SD Inpres Malompo harus memiliki 20 ruangan kelas atau RKB dan tambahan satu ruangan kantor yang seharusnya pisah dengan ruangan dewan guru dan juga ditambah lagi dengan ruangan kelas bagi matapelajaran agama.

Karena untuk pelajaran agama harus memiliki tiga ruangan masing-masing untuk murid beragama Kristen Protestan, Kristen Katolik dan bagi murid yang berama Islam, sebab melalui guru dan pelajaran agama kita sudah memulai tanamkan nilai–nilai moralitas bagi generasi atau peserta didik dari sekolah dasar.

Sebab dari luas lahan atau tanah yang ada sudah dapat dipastikan untuk bisa digunakan untuk pembangunan 4 ruangan baru lagi, namun diharapkan pembangunan gedung apapun kedepan, seharusnya diperhatikan juga soal meubeler, karena kita lihat saat–saat lalu ada pembangunan RKB yang rata–rata tanpa meubeler akhirnya membuat pihak sekolah sangat kerepotan mencari dana lagi untuk pengadaan meubeler.(des)