Pasific Pos.com
Papua Selatan

Raih Kesuksesan Dengan Sejumlah Film Laris

MERAUKE,ARAFURA,-Sosok Sutradara asal Distrik Muting, Irham Acho Bahtiar perlahan namun pasti akhirnya berhasil mencapai puncak karir di dunia perfilman tanah air. Tidak tanggung-tanggung sejumlah film berhasil ia garap dan meraih sukses di ibu kota. Berawal dari sukses Epen Cupen The Movie tahun 2014 silam yang menjadi tonggak sejarah karirnya karena cukup sukses dan dibeli oleh stasiun TV swasta nasional RCTI. Bahkan masih kerap ditayangkan dengan rating tinggi termasuk pihak HBO juga ikut menayangkan. Pencapaian signifikan tersebut akhirnya menarik banyak rumah produksi untuk mengajak pria sederhana ini bekerja sama dalam pembuatan film yang berkualitas.

Salah satunya dari pihak MD Pictures terkait dengan produksi film Security Ugal-Ugalan dimana salah satu aktornya adalah Indro Warkop. Lagi-lagi kesuksesan kembali menghampiri Acho karena film tersebut ternyata meledak dengan penonton hingga mencapai angka 600.000. Acho kembali melanjutkan kerja sama dengan film yang kedua yakni Bodyguard Ugal-Ugalan dengan menampilkan para bintang papan atas Indonesia seperti Syahrini, Tamara Bleszynski, Boris Bokir, Muhadkly Acho, Lolox, Anyun Cadel, Melayu Nicole dan Ririn Ekawati. Diakui untuk Bodyguard Ugal-Ugalan seharusnya sudah diproduksi usai Security Ugal-Ugalan tayang namun tertunda cukup lama karena pihaknya harus menyesuaikan dengan waktu dari sang bintang utama Syahrini yang memang memiliki jadwal cukup padat.

“Memang butuh waktu lama untuk bisa mengajak Syahrini syuting karena film ini menceritakan tentang sejumlah bodyguard yang mengawal seorang diva dengan gaya yang glamour. Karakter ini jelas cocok diperankan oleh Syahrini yang dikenal sebagai diva papan atas Indonesia saat ini. Oleh sebab itu saya bersikeras agar harus Syahrini yang menjadi pemeran utamanya dan kita tetap menunggu hingga ia akhirnya bersedia,”terang Acho kepada ARAFURA News di kediamannya, Kamis (21/6). Acho semakin laris digandeng berbagai pihak semenjak itu, salah satunya tawaran dari MNC TV untuk dapat mensinetronkan Epen Cupen The Series sebanyak 60 episode.

Acho mengungkapkan bahwa puncak kesukseskan karirnya di dunia perfilman dapat dikatakan ia raih pada tahun ini dan dalam waktu yang tergolong singkat sebab hanya dari Januari hingga Bulan Mei, dirinya berhasil menyelesaikan 3 film sekaligus yaitu Bodyguard Ugal-Ugalan, Molulo 2 dan Coto vs Konro. Lokasi syutingpun ada yang berlangsung di sejumlah daerah di luar Jakarta, antara lain di Makassar di mana ada beberapa film Makassar yang mulai ia garap dan menjadi debutnya sebagai seorang produser. Dalam hal ini film Molulo Jodoh Tak Bisa Dipaksa tahun 2017. “Tidak disangka film itu booming dan saya memegang langsung posisi sebagai produser saat itu. Keuntungan yang saya peroleh akhirnya dapat memenuhi kebutuhan rumah produksi saya seperti peralatan syuting yang sangat penting. Kini alat kita sudah lengkap sehingga ke depan saya bisa membuat film sendiri,”ujar Acho yang sukses mendirikan Rumah Semut Film ini.