Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Puncak Peringatan Hari Air Dunia Akan Digelar di Yokiwa

2 Menteri Akan Hadiri Puncak Peringatan Hari Air Sedunia

 

SENTANI – Puncak Peringatan Hari Air Sedunia pada tanggal 22 Maret 2018 mendatang di Kabupaten Jayapura, yang akan dipusatkan di Sungai Itaufili, Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura itu juga akan dihadiri dua menteri, yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU&PR) Basuki Hadimuljono serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Hal ini disampikan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M,Si. ketika dikonfirmasi wartawan usai membuka pertandingan Bola Volly yang diselenggarakan oleh KNPI Distrik Sentani dalam rangka memperingati HUT Kota Sentani ke-18, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (19/2/18) sore.

“Yang jelas mereka atau panitia Peringatan Hari Air Sedunia sudah mengundang dua menteri, yakni Menteri PU&PR serta Menteri Lingkungan Hidup. Saya juga sampai saat ini belum tau perkembangannya. Tetapi, panitia sedang melakukan koordinasi untuk menghubungi dua menteri tersebut,” ujar Bupati Mathius.

Dirinya juga menyampaikan, ada satu hal yang telah disepakati oleh pihak panitia pada Peringatan Hari Air Sedunia Tingkat Kabupaten Jayapura itu akan dilakukan kerja bhakti secara massal, untuk pembersihan Danau Sentani serta pembersihan daerah aliran sungai (DAS) tersebut. Terutama aliran air sungai yang turun ke danau, yang ada di beberapa titik ini seperti dari Waibhu sampai Ralibhu.

Dikatakan, semua kampung wajib membersihkan di tempat masing-masing. Siapapun orang yang tinggal di Kota Sentani, dan termasuk juga yang ada di kampung-kampung, pihaknya akan serukan selama satu hari (direncanakan tanggal 2 atau 3 Maret) itu harus melakukan kerja bhakti massal.

“Yang tinggal di Kota Sentani bersihkan kota dan orang yang berada dipinggiran kali atau sungai itu ditata, kemudian dari pihak panitia atau Dinas PU juga merencanakan bagaimana pencanangan lebih lanjut. Supaya sampah tidak masuk ke danau,” imbuhnya.

Mathius Awoitauw menegaskan pihaknya akan mengumpulkan kepala-kepala kampung besok (hari ini), guna membicarakan hal-hal yang lain terkait peringatan Hari Air Sedunia nanti.

“Sehingga pada hari Jumat 2 Maret 2018 mempunyai agenda yang sama untuk kegiatan pembersihan tersebut. Karena hal ini sejalan dengan surat edaran dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bahwa bulan bhakti pembersihan sampah itu berlaku 21 Januari hingga 21 April 2018, yang berlaku diseluruh daerah di Indonesia,” bebernya.

Dengan adanya seruan itu, pihaknya mencoba menggerakkan atau membuat suatu perhatian besar dari seluruh warga bahwa air itu penting. “Karena aliran air sungai itu harus diperhatikan, dijaga dan danau harus dilindungi. Nah, upaya-upya ini yang kita coba buat pencanangan atau gerakan lebih lanjut,” tukas Bupati Mathius.