Menu

Line 1

Custom Search

Pempus Berusaha Menyederhanakan Masalah Papua

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 

Jayapura, Berbagai mass media cetak di Manokwari dan Provinsi Papua Barat telah memberitakan pada Senin (4/4) bahwa Presiden Republik Indonesia, Ir.H.Joko Widodo (Jokowi) akan berkunjung ke Manokwari dan

Wasior. Agendanya adalah antara lain, akan meresmikan dermaga pelabuhan laut Kuri Pasai di Wasior yang konon dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan pengumpul yang telah mulai dibangun sejak tahun 2005 dan selesai pada tahun 2015 dengan menelan biaya Rp 79 Milyar. Setelah itu, di Manokwari Presiden Jokowi direncanakan bakal membagi dan atau menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH).
Demikian dikatakan Yan Christian Warinussy, Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari melalui pers realessnya yang diterima redaksi kemarin.
“Dengan melihat agenda yang sedemikian itu, sebagai salah satu Advokat dan Pembela HAM di Tanah Papua saya menilai bahwa kunjungan Bapak Presiden yang terhormat sama sekali tidak akan menyentuh masalah-masalah utama yang menjadi pergumulan rakyat dan juga pemerintah daerah di Tanah Papua, termasuk di Provinsi Papua Barat,” ujarnya.
Presiden jauh lebih memandang bahwa pembangunan infra struktur jembatan, jalan, rel kereta api serta program-program di bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan merupakan soal utama.  Tapi di sisi lain ada soal-soal urgen yang terus menerus terjadi dan mendorong semakin menurunnya kepercayaan rakyat Papua terhadap Pemerintah Jakarta, termasuk Presiden Jokowi dan jajarannya.
“Hal-hal utama yang saya maksudkan adalah soal pelanggaran hak asasi manusia dalam arti luas baik dalam konteks struktural maupun sistematis yang terus terjadi dan tidak pernah terselesaikan secara hukum dari masa ke masa oleh Pemerintah Indonesia selama ini,” ujarnya.
Presiden Jokowi cenderung senantiasa berupaya menyederhanakan masalah Papua sebagai hanya sebatas masalah kesenjangan sosial, masalah keterisolasian wilayah dan pendekanya rentang kendali pemerintahan semata, yang jalan keluarnya adalan mempercepat pembangunan infra struktur tersebut.
Padahal tidak pernah dilakukan studi, analisi dan atau kajian yang cermat untuk menilai sejauh mana dampak-dampak penting yang bakal hadir sepeninggal proyek-proyek infra struktur tersebut selesai dan diresmikan.
Siapa-siapa sajakah yang bakal menikmati hasil dalam bentuk dapat membaca trend-trend ekonomi yang bakal hadir dan mampu merebut dan menguasai akses ekonomi tersebut? Apakah Orang Asli Papua (OAP) ataukah justru bakal meningkatkan arus migrasi dari luar Tanah Papua yang pada akhirnya terus -menerus memarginalisasi OAP.
Padahal salah satu inti dari pembangunan di Tanah Papua sebagaimana dikatakan di dalam konsideran menimbang huruf e, f dan g dari Undang Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.
Dengan demikian maka bisa dikatakan bahwa sepanjang hampir 1 (satu) tahun masa Pemerintahannya, Presiden Jokowi belum sama sekali mau memberi perhatian serius terhadap penyelesaian masalah-masalah utama dan penting yang telah nyata terjadi dan terus mengemuka selama lebih dari 50 tahun di Tanah Papua sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara di belahan bumi lainnya, seperti di kawasan regional Pasifik dan dunia internasional, persoalan pelanggaran hak asasi manusia yang diduga keras diakibatkan oleh tindakan militer Indonesia dan membawa korban pada rakyat sipil terus didengungkan dan diangkat serta dibahas dalam berbagai level.
Bahkan terakhir juga mengenai soal pelanggaran hak asasi dan hak menentukan nasib sendiri kian menjadi topik hangat yang tengah didorong oleh pemerintah Kepulauan Solomon dan Vanuatu serta Tonga ke level komisi dekolonisasi di Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (MU PBB) di New York, Amerika Serikat. (Fani)

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.